Hari Ini, Prabowo Bakal Hadiri Panen Raya dan Swasembada Beras di Karawang
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat memberikan taklimat awal tahun dalam retreat di kediamannya di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).(Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
05:18
7 Januari 2026

Hari Ini, Prabowo Bakal Hadiri Panen Raya dan Swasembada Beras di Karawang

- Presiden Prabowo Subianto bakal menghadiri panen raya dan pengumuman swasembada beras yang digelar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Hal ini dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pasca mengikuti retreat di kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).

"Agendanya sebenarnya adalah besok (Rabu) itu semacam penegasan bahwa kita telah berhasil dalam satu tahun ini mencapai swasembada beras," kata Prasetyo, Selasa.

"Panen raya sekaligus sebagai momentum bahwa kita berhasil mencapai swasembada beras. Harapan kita bisa kita pertahankan, bisa kita tingkatkan," imbuh dia.

Prasetyo mengungkapkan, Indonesia sudah mampu swasembada beras pada akhir tahun 2025.

Ke depan, pemerintah berencana mencapai target swasembada komoditas-komoditas lain, yang menjadi tolok ukur swasembada pangan.

"(Kita) Belum swasembada pangan. Karena pangan berdiri dari beberapa hal. Kita baru bisa berhasil swasembada karbohidrat dalam hal ini beras. Artinya swasembada, kita 2025 sudah tidak impor beras lagi," ucap Prasetyo.

Prasetyo menuturkan, swasembada pangan juga menjadi arahan Presiden Prabowo dalam retreat kali ini.

Kepala Negara menekankan, Indonesia harus secepatnya berhasil mencapai target swasembada pangan selain beras.

Komoditas tersebut meliputi jagung, bawang, hingga berbagai makanan sumber protein seperti ikan dan telur.

"Salah satu penekanannya adalah kepada Kementerian KKP untuk sesegera mungkin melakukan percepatan terhadap pembangunan kampung-kampung nelayan. Kemudian, kita sudah menyepakati tadi untuk membangun atau membuat kurang lebih 1.582 kapal tangkap ikan," beber Prasetyo.

Menurut Prasetyo, swasembada perlu dilakukan agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negerinya sendiri.

Terlebih, terdapat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan banyak bahan baku.

Jika sudah menyasar 82,9 juta penerima pada tahun 2026, maka porsi telur yang dibutuhkan untuk memenuhinya sebanyak 82,9 juta butir pula.

"Kalau satu hari saja menunya adalah telur, maka dibutuhkan 82 juta butir telur satu hari. Jadi, kalau perhari ini kurang lebih ayam yang dibutuhkan hampir mencapai 890 juta, 800 juta ekor ayam yang kita butuhkan untuk memenuhi semua protein, itu hanya dari kebutuhan MBG," ujar Prasetyo.

Tag:  #hari #prabowo #bakal #hadiri #panen #raya #swasembada #beras #karawang

KOMENTAR