Boni Hargens: Kapolri Sukses Kawal Prabowo-Gibran, Sinyal Transformasi Budaya Polri di 2026
- Analis Boni Hargens menilai Polri sukses menjaga stabilitas nasional sepanjang 2025 di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.
- Keberhasilan Polri 2025 meliputi penurunan kriminalitas, peningkatan kepercayaan publik, dan bantuan bencana di Sumatra.
- Boni memprediksi Polri mengalami transformasi budaya signifikan pada 2026, meningkatkan akuntabilitas dan pelayanan publik.
Kinerja institusi Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapat sorotan tajam dari analis hukum dan politik, Boni Hargens.
Menurutnya, Korps Bhayangkara telah menunjukkan peran strategis yang krusial dalam mengawal stabilitas satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sepanjang tahun 2025.
Boni menilai, Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah berhasil menjaga keamanan nasional, yang menjadi fondasi utama bagi jalannya roda pemerintahan baru. Keberhasilan ini, menurutnya, adalah cerminan dari komitmen Polri dalam menjalankan fungsinya secara profesional.
"Polri berhasil menjalankan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, menegakkan hukum berkeadilan, dan memberikan pelayanan publik yang humanis dan responsif kepada seluruh masyarakat Indonesia," ujar Boni dalam keterangannya, Jumat, (2/1/2025).
Lebih jauh, Boni menggarisbawahi bahwa kepemimpinan Jenderal Sigit ditandai oleh sejumlah terobosan penting. Ia menyoroti adanya pendekatan inovatif dalam penegakan hukum, upaya serius dalam penguatan integritas institusi, serta komitmen kuat untuk membangun citra Polri yang lebih transparan, akuntabel, dan berfokus pada pelayanan masyarakat.
Menurut Boni, ada tiga pilar utama yang menopang keberhasilan Polri selama 2025. Pertama, kemampuan Polri dalam mengamankan seluruh agenda nasional secara profesional dan transparan, yang secara langsung mendukung stabilitas pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Kemudian, implementasi penegakan hukum yang disiplin, adil, dan berkeadilan menjadi prioritas utama dalam menjaga supremasi hukum di Indonesia. Serta, penguatan peran Polri dalam demokrasi hukum tercermin melalui pelayanan publik yang semakin humanis, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," katanya.
Boni juga membeberkan beberapa prestasi konkret yang dicapai Polri sepanjang tahun 2025. Salah satu yang paling signifikan adalah penurunan angka kriminalitas.
Ia menyebut angka kejahatan menurun berkat penegakan hukum yang konsisten dan strategi pencegahan yang efektif.
"Tingkat kepercayaan masyarakat meningkat drastis melalui transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan. Kemudian, efektivitas penanganan kasus meningkat pesat dengan dukungan teknologi dan profesionalisme tinggi," katanya.
Tidak hanya dalam urusan kriminalitas, Boni juga memuji peran aktif dan profesional Polri dalam mendukung penanganan bencana alam di Sumatra.
Ia menilai Polri berhasil memastikan warga terdampak terselamatkan dan terbantu, baik dari aspek hunian sementara, logistik makanan, hingga layanan kesehatan.
Memandang ke depan, Boni mengaku sangat optimis bahwa institusi Polri akan memasuki babak baru pada tahun 2026.
Ia memprediksi akan terjadi sebuah transformasi budaya yang signifikan di tubuh Polri, yang tidak hanya akan memperkuat kapasitas internal, tetapi juga memberikan dukungan maksimal bagi pemerintah untuk mewujudkan agenda Asta Cita.
"Transformasi ini mencerminkan kerja keras, disiplin tinggi, dan komitmen reformasi diri yang kokoh dalam melaksanakan tugas dan peran Polri sebagai penjaga demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia," katanya.
Bagi Boni, transformasi budaya ini akan menjadikan Polri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencapai visi besar yang tertuang dalam Asta Cita, terutama dalam pilar stabilitas keamanan dan penegakan hukum yang berkeadilan.
"Proses reformasi yang sistematis dan terukur menghasilkan Polri yang lebih modern, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas tinggi. Polri juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan agenda Asta Cita, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum yang berkeadilan," ujar Boni.
Ia pun berharap reformasi internal yang berkelanjutan ini dapat melahirkan Polri yang modern, tidak hanya dari sisi teknologi dan infrastruktur, tetapi juga dalam pola pikir, budaya kerja, dan nilai-nilai organisasi.
"Transparansi dalam setiap kebijakan dan operasional, akuntabilitas di setiap tingkatan jabatan, dan orientasi kuat pada kepuasan dan pelayanan publik menjadi pilar-pilar utama transformasi yang diharapkan dapat sepenuhnya tertanam dalam DNA organisasi Polri di tahun 2026," kata Boni.
Tag: #boni #hargens #kapolri #sukses #kawal #prabowo #gibran #sinyal #transformasi #budaya #polri #2026