Teror Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar, Penelpon Misterius Mengaku dari Polres Jogjakarta
Zainal Arifin Mochtar (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
11:24
3 Januari 2026

Teror Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar, Penelpon Misterius Mengaku dari Polres Jogjakarta

Aksi teror kembali terjadi. Kali ini menyasar Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar. Melalui akun media sosialnya, pakar hukum tata negara tersebut menyampaikan bahwa dirinya menerima telepon dari seseorang yang mengaku berasal dari Polres Jogjakarta.

”Baru aja masuk telepon ini. Ngaku dari Polresta Jogjakarta, meminta segera menghadap dan membawa KTP. Jika tidak akan segera melakukan penangkapan,” tulis pria yang akrab dipanggil Uceng tersebut dikutip pada Sabtu (3/12).

Dalam unggahan yang sama, Uceng mengungkapkan, penelpon tersebut tampak berusaha memberat-beratkan suara agar terdengar memiliki otoritas. Tidak hanya satu kali, Uceng mengaku beberapa hari terakhir dia sudah 2 kali mendapat telepon misterius.

”Dalam beberapa hari ini sy dah dihubungi tindakan sejenis dah dua kali. Saya hanya ketawa dan matiin hape lalu lanjut ngetik,” lanjut Uceng.

Menurut Uceng, tindakan itu sudah pasti penipuan yang tidak jelas. Dia menilai, orang-orang tidak dikenal itu bisa berulang kali menghubungi dirinya karena kurangnya tindakan tegas dan serius. Sehingga mereka terus memiliki ruang untuk melakukan teror.

”Tapi, bagaimana pun di negeri ini penipu macam begini terlalu diberi ruang bebas. Nyaris nda pernah ada yg dikejar dengan serius. Data kita diperjual belikan dan berbagai tindakan scam lainnya,” sesalnya.

Uceng adalah salah seorang akademisi yang concern terhadap isu-isu antikorupsi. Dia kerap bersuara lantang untuk mengkritisi pemerintah. Teror terhadap dirinya terjadi setelah beberapa pemengaruh di media sosial buka suara karena mendapat ancaman.

Bukan hanya ancaman melalui sambungan telepon atau aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp, ancaman datang ke rumah mereka. Salah satunya dialami oleh Ramond Dony Adam (DJ Donny) yang mendapat kiriman bangkai ayam dan bom molotov.

Selain itu, beberapa nama seperti Sherly Annavita, Virdian Aurellio, dan aktivis Greenpeace Iqbal Damanik juga mengalami ancaman yang hampir mirip. Namun demikian, sejauh ini baru DJ Donny yang membuat laporan kepolisian ke Polda Metro Jaya.

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #teror #guru #besar #zainal #arifin #mochtar #penelpon #misterius #mengaku #dari #polres #jogjakarta

KOMENTAR