Danantara Kebut Huntara Korban Bencana Sumatera: 1.635 Pekerja Dikerahkan Selama 24 Jam
Para pekerja pembangunan hunian sementara (huntara) korban bencana Sumatera. (Dok. Hutama Karya)
20:08
1 Januari 2026

Danantara Kebut Huntara Korban Bencana Sumatera: 1.635 Pekerja Dikerahkan Selama 24 Jam

- CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa pihaknya telah mempekerjakan sebanyak 1.635 orang dalam pembangunan sebanyak 15.000 unit rumah hunian sementara atau huntara bagi korban bencana Sumatera.

Rosan menyebut ribuan pekerja itu merupakan gabungan dari perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang infrastruktur, terdiri dari PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya (Wika), PT Ninda Karya, PT PP dan PT Adhi Karya.

"Dan dalam proses pembangunan ini kita memperkerjakan 24 jam sebanyak 1635 orang, yang terdiri dari pekerja BUMN Karya, ada Hutama Karya, ada Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, Ninda Karya, dan juga Adhi Karya," kata Rosan seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1).

Dia juga menyampaikan pada momen awal tahun ini, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan 600 unit huntara. Adapun jumlah itu baru akan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari mendatang.

Tak hanya huntara, pemerintah melalui Danantara Indonesia juga menyerahkan hunian tetap seluas 3 hektare. Sementara untuk huntara sendiri telah dibangun di atas lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dengan luas mencapai 5,8 hektare yang bisa diperluas hingga 13 hektare.

"Dan dalam hal ini kita juga akan menyerahkan juga untuk hunian tetapnya yang sebetulnya hanya diseberang dari sini, Bapak Presiden, seluas 3 hektare," tutur Rosan.

"Jadi di hunian yang kami bangun ini luasnya 5,8 hektare yang dapat diperluas sampai mencapai 13 hektare," tambahnya.

Eks Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu menjelaskan bahwa dalam waktu 3 bulan ke depan Danantara akan menyelesaikan 15 ribu rumah yang terbagi di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Adapun rinciannya, kata Rosan, sebanyak 12 ribu unit di Aceh. Lalu, di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan sebanyak 2.000 unit dan Sumatera Barat sebanyak 5.00 unit.

"Dan ini berdiri yang kami bangun di lahan PTPN yang sudah kami lakukan land clearing, Bapak Presiden. Bersama itu juga ukuran luasnya kurang lebih 4,5 x 4,5 meter persegi per unit atau kurang lebih 22 meter per unit, Bapak Presiden," jelas Rosan.

 

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #danantara #kebut #huntara #korban #bencana #sumatera #1635 #pekerja #dikerahkan #selama

KOMENTAR