TNI Bakal Cetak Lebih Banyak Perwira, Menhan Ungkap Alasannya
Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin meresmikan Sekolah Perwira Prajurit Karier di Komando Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (29/12/2025). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
17:38
29 Desember 2025

TNI Bakal Cetak Lebih Banyak Perwira, Menhan Ungkap Alasannya

- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mencetak perwira yang lebih banyak untuk ke depannya.

Hal tersebut dia sampaikan usai meresmikan Sekolah Perwira Prajurit Karier Kodiklat TNI di Serpong, Tangerang Selatan, Senin (29/12/2025).

“Jadi ke depan ini, Tentara Nasional Indonesia akan membentuk jumlah perwira yang lebih banyak,” ungkap Sjafrie.

Alasan utamanya adalah kebutuhan kepemimpinan di lingkungan TNI sangat besar, baik di TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, maupun TNI Angkatan Udara.

Dia pun mengajak para pemuda dan pemudi di Indonesia yang memenuhi syarat segera mendaftarkan diri untuk membangun negeri.

“Apabila pemuda dan pemudi kita itu lulus, khususnya lulus menjadi seorang perwira, maka dia berhak untuk bersaing dengan sesamanya perwira untuk mencapai titik keberhasilan yang tertinggi sekalipun,” tegasnya.

Dalam hal ini dia menekankan, kepemimpinan di lingkungan TNI memiliki makna strategis.

“Karena TNI adalah tulang punggung pengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Sjafrie.

Oleh karena itu, perwira menjadi unsur terdepan yang memimpin dan menjadi panutan bagi para prajurit, khususnya yang bertugas di lapangan.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden sebagai Panglima Tertinggi Tentara Nasional Indonesia, saya dan Panglima bertugas untuk meningkatkan kualitas pembentukan perwira,” ucap dia.

“Kita tidak membeda-bedakan asal-usul dari pembentukan perwira, apakah lulusan akademi, maupun lulusan perwira prajurit karier, ataupun dari sekolah calon perwira,” jelas dia.

Sebab, prinsip dari pembinaan prajurit TNI adalah meritokrasi atau kesempatan kepada seseorang untuk memimpin berdasarkan kemampuan atau prestasi, bukan kekayaan, senioritas, dan sebagainya.

“Kita tidak perlu melihat bagaimana mereka mempunyai latar belakang pendidikan, tetapi yang paling penting adalah setelah mereka menyelesaikan pendidikan, maka yang paling penting adalah prestasi di lapangan,” tegas dia.

Tag:  #bakal #cetak #lebih #banyak #perwira #menhan #ungkap #alasannya

KOMENTAR