Update Bencana di Sumbar, Korban Meninggal Dunia Kini 129 Jiwa dan 118 Masih Hilang
Kerusakan akibat banjir yang membawa material pohon dan lumpur di pemukiman rumah warga di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padan, Sumbar, pada Kamis (27/11). (BNPB)
08:48
1 Desember 2025

Update Bencana di Sumbar, Korban Meninggal Dunia Kini 129 Jiwa dan 118 Masih Hilang

- Angka korban meninggal dunia dari hari ke hari pasca bencana terjadi di Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah. Data terakhir yang diterima oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 129 korban meninggal dunia dan 118 korban lainnya yang masih dinyatakan hilang. 

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan secara langsung pembaruan data korban meninggal dunia dan korban hilang pasca bencana di Sumbar. Selain itu, Suharyanto juga mendapat informasi bahwa sebanyak 16 korban mengalami luka-luka dan dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

”Korban jiwa meninggal dunia 129, kemudian yang hilang 118 dan 16 luka-luka,” terang dia kepada  awak media. 

Para korban terdampak bencana di Sumbar tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan. Hingga saat ini, BNPB juga mencatat ada 11.820 kepala keluarga atau 77.918 jiwa yang mengungsi akibat bencana di Sumbar. 

”Dengan konsentrasi (pengungsi) terbesar di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan,” jelasnya. 

Suharyanto pun mengungkap kondisi sejumlah ruas jalan provinsi dan nasional yang masih terputus, termasuk ruas Koto Mambang–Balingka, Pasar Baru–Alahan Panjang, Panti–Simpang IV, serta jalan nasional Padang Panjang–Sicincin dan Simpang Taman–Batas Lubuk Sikaping. 

”Upaya pembukaan akses terus dilakukan agar distribusi bantuan dapat menjangkau seluruh titik terdampak. Secara umum masih bisa dilalui lewat jalur darat,” terang dia. 

Perwira tinggi bintang tiga TNI AD itu memastikan bahwa bantuan logistik ke Padang Pariaman dan Pesisir Selatan sudah tiba. Sementara delapan titik lainnya dalam perjalanan dan dikawal oleh Polda Sumbar. Pengiriman logistik tahap dua sebanyak 120 ton juga sedang dilakukan melalui jalur darat.

”Bantuan Presiden berupa 39 unit Starlink, 39 genset, tenda, LCR, dan 2.000 dus mie instan telah tiba di Bandara Minangkabau. BNPB mengerahkan pesawat Caravan 208B dan Helikopter Bell 505 untuk mendukung mobilisasi logistik, khususnya menuju wilayah yang masih tertutup akses darat. Proses mobilisasi helikopter tambahan juga sedang berjalan,” tandasnya. 

 

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah

Tag:  #update #bencana #sumbar #korban #meninggal #dunia #kini #jiwa #masih #hilang

KOMENTAR