Rutinitas Pagi Tak Harus Bangun Jam 5, Ini Cara Memulai Hari Lebih Sehat
Rutinitas pagi tidak harus dimulai pukul 05.00 atau diisi olahraga berat selama satu jam untuk memberikan dampak besar bagi kesehatan dan kebahagiaan.
Melansir The Guardian (26/12/2025), kunci awal hari yang baik bukan pada kesempurnaan, melainkan konsistensi dalam membangun kebiasaan kecil.
Para ahli menyebut, rutinitas pagi yang efektif membantu tubuh dan pikiran bertransisi lebih tenang menuju aktivitas harian.
Baca juga: Kembali ke Rutinitas, 7 Cara Orang Sukses Mengawali Kerja Usai Liburan
Tidak ada formula tunggal
Tdak ada satu “rutinitas pagi sempurna” untuk semua orang. Beethoven konon menghitung 60 biji kopi sebelum menyeduhnya, sementara aktor Mark Wahlberg bangun pukul 03.00 untuk berdoa dan berolahraga. Perbedaan ini menunjukkan rutinitas bersifat personal.
Spesialis perubahan perilaku Dr Heather McKee menekankan pentingnya membangun kebiasaan secara bertahap.
“Ketika seseorang fokus pada satu perilaku, ia membangun rasa percaya diri melalui keberhasilan kecil dan memberi otak dorongan dopamin yang membantu kebiasaan menjadi otomatis,” jelas McKee dalam laporan The Guardian.
Baca juga: Rutinitas Anti Stres Setelah Bekerja yang Bisa Kamu Coba
Berikut adalah rutinitas pagi yang bisa diikuti.
-
Bangun sesuai ritme dan cari cahaya pagi
Ilustrasi bangun pagi. Rutinitas pagi yang sehat ternyata tidak harus ekstrem, cukup kebiasaan kecil yang konsisten.
Tidak ada jam bangun yang ideal untuk semua orang. Sebagian orang lebih produktif di pagi hari, sebagian lainnya di malam hari. Namun secara umum, orang dewasa membutuhkan 7–9 jam tidur.
Psikolog klinis Ellie Hambly menyarankan mendapatkan paparan sinar matahari pagi.
“Paparan cahaya alami membantu menjaga jam biologis tubuh dan berdampak pada suasana hati,” ujarnya.
Hambly juga menyarankan berjalan singkat tanpa ponsel. Gerakan ringan dan minim distraksi membantu otak masuk ke kondisi reflektif yang mendukung kreativitas.
Baca juga: Tren Traktir Kecil, Cara Gen Z Tetap Bahagia di Tengah Rutinitas
-
Kopi tidak perlu ditunda
Tren menunda minum kopi 60–90 menit setelah bangun tidur disebut tidak memiliki bukti kuat.
Tinjauan studi tahun 2024 yang dikutip The Guardian menyatakan tidak ada bukti bahwa kebiasaan tersebut mencegah rasa lelah di siang hari.
Kafein justru dapat meningkatkan performa olahraga jika diminum 20–30 menit sebelum latihan. Waktu konsumsi dapat disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing.
-
Olahraga singkat lebih penting dari intensitas
Olahraga pagi membantu pembakaran lemak dan meningkatkan kualitas tidur. Namun durasi panjang bukan syarat utama.
Latihan sederhana seperti gerakan “slow burpee” sudah cukup mengaktifkan otot utama tubuh.
Konsistensi jauh lebih penting dibanding latihan berat yang jarang dilakukan. Selain itu, olahraga pagi lebih mudah dijadwalkan sebelum gangguan pekerjaan muncul.
Baca juga: 6 Cara Kabur dari Rutinitas Tanpa Harus Bepergian Jauh
-
Mandi air dingin dan teknik pernapasan
Paparan air dingin di pagi hari dapat meningkatkan dopamin dan membantu tubuh lebih waspada.
Pakar kebugaran Tana Hoffman Cook menyarankan mengakhiri mandi dengan semburan air dingin sebagai langkah awal.
Teknik pernapasan 4-7-8 juga bisa membantu menenangkan sistem saraf, yaitu menarik napas empat hitungan, menahan tujuh hitungan, dan mengembuskan delapan hitungan.
Pelatih kesejahteraan Chloe Markham menegaskan bahwa konsistensi lebih penting dibanding durasi panjang.
“Rutinitas pagi tidak harus satu jam penuh. Konsistensi kecil setiap hari lebih penting daripada kesempurnaan,” ujarnya.
Baca juga: 3 Rutinitas Pagi Hari ala Andien, Bikin Mood Baik Sepanjang Hari
-
Tulis refleksi singkat
Menulis refleksi singkat atau journaling selama beberapa menit juga direkomendasikan. Tinjauan studi tahun 2018 yang dikutip menunjukkan bahwa menulis tentang pikiran atau kekhawatiran dapat meningkatkan kesehatan psikologis.
Guru yoga Maysun Hassanaly menyarankan membagi rutinitas pagi menjadi kebiasaan wajib, tambahan jika ada waktu, dan aktivitas opsional yang menyenangkan. Pendekatan ini membuat rutinitas tetap realistis dan tidak menambah tekanan.
Baca juga: Rutinitas Self-Care untuk Hadapi Kesibukan Sehari-hari
Konsistensi lebih penting dari sempurna
Perubahan besar tidak harus dilakukan sekaligus. Kebiasaan kecil seperti berjalan sebentar, minum kopi dengan tenang, atau bernapas lebih sadar dapat memberi dampak nyata jika dilakukan secara konsisten.
Rutinitas pagi bukan tentang siapa yang bangun paling awal. Rutinitas pagi adalah tentang bagaimana seseorang memulai hari dengan lebih sadar, lebih tenang, dan sesuai dengan kebutuhan dirinya sendiri.
Baca juga: Rutinitas Kebugaran Sesuai Shio untuk Hidup Lebih Sehat dan Seimbang
Tag: #rutinitas #pagi #harus #bangun #cara #memulai #hari #lebih #sehat