Apa Pekerjaan Jeffrey Epstein? Punya Harta Rp9 Triliun hingga 2 Pulau Pribadi
Sosok Jeffrey Epstein. (US Department of Justice)
14:47
4 Februari 2026

Apa Pekerjaan Jeffrey Epstein? Punya Harta Rp9 Triliun hingga 2 Pulau Pribadi

Nama Jeffrey Epstein tengah ramai dibicarakan publik dunia. Sosok miliarder kontroversial asal Amerika Serikat ini menjadi sorotan setelah jutaan dokumen hukum terkait kasus kejahatan seksual yang menjeratnya dibuka ke publik.

Dokumen itu menyeret banyak nama besar, mulai dari politisi, pebisnis teknologi, hingga tokoh berpengaruh global yang disebut pernah berada di lingkaran pergaulan Epstein.

Di balik skandal dan jaringan gelap yang mengelilinginya, satu pertanyaan terus memicu rasa penasaran yakni siapa sebenarnya Jeffrey Epstein dan dari mana kekayaannya berasal?

Pasalnya, Epstein dikenal hidup super mewah, memiliki jet pribadi, rumah-rumah elite, bahkan pulau pribadi.

Namun yang lebih mengejutkan, ia disebut tidak pernah menyelesaikan pendidikan kuliah. Lantas apa pekerjaan Jeffrey Epstein? Simak penjelasan berikut ini.

Latar Belakang Pendidikan

Jeffrey Epstein PerbesarJeffrey Epstein

Jeffrey Edward Epstein lahir di Brooklyn, New York pada 20 Januari 1953. Ia berasal dari keluarga keturunan imigran Yahudi dan dikenal sebagai anak dengan kemampuan akademik cukup menonjol, khususnya di bidang matematika.

Sejak remaja, Epstein menunjukkan kecerdasan logika dan ketertarikan pada angka.

Ia menamatkan pendidikan menengah di Lafayette High School pada 1969, lalu sempat melanjutkan studi ke Cooper Union dan Universitas New York.

Namun, perjalanan akademiknya terhenti di tengah jalan. Epstein tidak pernah menyelesaikan pendidikan sarjana dan tidak memiliki gelar resmi dari universitas mana pun.

Pekerjaan Utama: Manajer Keuangan Miliarder

Jeffrey Epstein PerbesarJeffrey Epstein

Meski tak bergelar sarjana, Epstein sempat bekerja sebagai guru matematika dan fisika di Dalton School, sebuah sekolah swasta elit di Manhattan. Mayoritas murid di sekolah ini berasal dari keluarga superkaya dan kalangan atas Amerika Serikat.

Di sinilah titik balik hidup Epstein bermula. Walau masa kerjanya sebagai guru tidak berlangsung lama dan berakhir dengan pemecatan karena kinerja yang dinilai kurang memuaskan, lingkungan sekolah elit tersebut mempertemukannya dengan orang-orang berpengaruh di dunia keuangan.

Saat mengajar, Epstein diketahui menjadi tutor pribadi bagi anak Alan Greenberg, CEO bank investasi Bear Stearns. Hubungan inilah yang membuka pintu Epstein ke Wall Street.

Tak lama kemudian, ia direkrut untuk bekerja di Bear Stearns dan mulai menapaki dunia perbankan investasi.

Kariernya di sektor keuangan berkembang pesat. Epstein dikenal piawai membaca peluang, menyusun strategi keuangan, dan membangun relasi dengan klien-klien kelas atas. Pada 1982, ia mendirikan perusahaan sendiri bernama J. Epstein & Co.

Melalui J. Epstein & Co, Epstein berperan sebagai manajer keuangan dan konsultan pajak bagi orang-orang superkaya. Perusahaannya hanya melayani klien dengan kekayaan di atas USD1 miliar, menjadikannya firma eksklusif yang tertutup dari sorotan publik.

Dari sinilah pundi-pundi kekayaan Epstein mengalir deras. Ia mengelola aset miliaran dolar milik para elite global.

Salah satu klien terbesarnya adalah Leon Black, petinggi Apollo Global Management, yang dilaporkan membayar Epstein hingga ratusan juta dolar untuk jasa perencanaan pajak dan warisan.

Kekayaan Fantastis dan Gaya Hidup Mewah

Jeffrey Epstein PerbesarJeffrey Epstein

Saat meninggal dunia pada 2019, kekayaan bersih Jeffrey Epstein diperkirakan mencapai USD560 juta atau sekitar Rp9,3 triliun.

Kekayaan itu sebagian besar berupa aset properti mewah, mulai dari rumah terbesar di Upper East Side Manhattan, mansion di Palm Beach Florida, peternakan luas di New Mexico, apartemen di Paris.

Selain itu ada juga dua pulau pribadi di Karibia, Great St. James dan Little St. James. Pulau Little St. James kemudian menjadi simbol kontroversi karena kerap disebut dalam berbagai dokumen hukum terkait kasus perdagangan seksual yang menjerat Epstein.

Kekayaan dan akses finansial membuat Epstein berada di lingkaran elite global. Ia diketahui memiliki hubungan sosial dengan tokoh-tokoh terkenal seperti Bill Clinton, Donald Trump, Bill Gates, Pangeran Andrew, hingga sejumlah akademisi dan selebritas dunia.

Namun di balik citra miliarder berkelas, Epstein menyimpan kejahatan serius. Sejak 2005, ia mulai diselidiki atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Kasus ini terus bergulir hingga akhirnya ia ditangkap kembali pada 2019. Tak lama berselang, Epstein ditemukan tewas di dalam sel penjara.

Walau telah meninggal, sosok Jeffrey Epstein terus menjadi bahan perbincangan dunia. Rilis jutaan dokumen hukum terbaru kembali membuka tabir gelap tentang jaringan, kekuasaan, dan uang yang selama ini melindunginya.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Editor: Nur Khotimah

Tag:  #pekerjaan #jeffrey #epstein #punya #harta #triliun #hingga #pulau #pribadi

KOMENTAR