Strategi Jalan Kaki Menurunkan Berat Badan, Menghitung Menit Lebih Efektif Ketimbang Langkah
Berhenti terpaku pada target 10.000 langkah, jika tujuan utama Anda adalah menurunkan berat badan.
Pakar kebugaran dan riset terbaru dari Harvard memperingatkan bahwa durasi waktu yang dialokasikan khusus untuk berjalan secara intens ternyata jauh lebih efektif membakar lemak dibandingkan sekadar mengumpulkan langkah pasif sepanjang hari.
Jebakan "angka cantik" di layar ponsel
Banyak orang merasa sudah cukup berolahraga hanya karena aplikasi di ponsel menunjukkan jumlah langkah yang besar dari aktivitas harian, seperti berjalan di kantor atau pusat perbelanjaan.
Namun, seringkali angka tersebut tidak berbanding lurus dengan penurunan berat badan.
Menurut Stephanie Mansour, pelatih kebugaran, kesalahan ini sering memicu fase plateau atau berat badan stagnan.
Hal ini terjadi karena langkah yang dikumpulkan secara acak sepanjang hari, sering kali tidak mencapai intensitas yang cukup untuk memacu metabolisme dan detak jantung secara maksimal.
Mengapa menghitung menit lebih efektif untuk diet?
Ilustrasi jalan kaki. Sering gagal diet meski sudah jalan 10.000 langkah? Pakar ungkap alasan hitung menit lebih efektif bakar lemak daripada langkah.
Berdasarkan pengalaman profesional Mansour dalam menangani klien penurunan berat badan, menetapkan target waktu harian terbukti lebih sukses karena beberapa alasan, seperti:
- Olahraga terdedikasi vs gerakan pasif: Menghitung menit (seperti 30 menit jalan cepat) memastikan Anda mengalokasikan waktu khusus untuk latihan kardiovaskular yang fokus membakar kalori, bukan sekadar "bergerak" santai di sela aktivitas.
- Keuntungan mental: Waktu khusus untuk berjalan membantu mengurangi stres, yang berperan besar dalam keberhasilan diet.
- Fleksibilitas intensitas: Dengan target waktu, Anda bisa menyesuaikan kecepatan dan jarak berdasarkan kondisi fisik harian, sehingga lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.
Manfaat dari pelacakan langkah
Meski menit lebih unggul untuk diet, melacak langkah tetap memiliki manfaat kesehatan jangka panjang yang vital.
Sebuah studi yang diterbitkan di PLOS Medicine dan diulas oleh Harvard Health menunjukkan bahwa penggunaan alat pelacak langkah (pedometer) mendorong orang menjadi lebih aktif.
Riset terhadap 1.300 orang dewasa menunjukkan bahwa mereka yang rutin melacak langkah memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih rendah:
- 66% lebih rendah risiko mengalami serangan jantung atau stroke.
- 44% lebih rendah risiko mengalami patah tulang.
Data ini menegaskan bahwa setiap langkah tetap berharga untuk kesehatan jantung dan kekuatan fisik, meskipun durasi waktu adalah kunci jika target Anda adalah mengecilkan lingkar pinggang.
Tips praktis memulai rutinitas jalan kaki
Agar program jalan kaki Anda membuahkan hasil nyata, ikuti panduan sederhana ini:
- Mulai dari 30 menit: Cobalah berjalan cepat selama 30 menit setiap hari. Jika terlalu berat, bagi menjadi sesi 10 menit sebanyak tiga kali sehari.
- Gunakan pelacak sebagai motivator: Tetap gunakan alat pelacak langkah untuk memicu semangat gaya hidup aktif, namun jadikan "waktu jalan kaki khusus" sebagai prioritas olahraga Anda.
- Evaluasi berkala: Tingkatkan durasi atau kecepatan secara bertahap setiap satu atau dua minggu agar tubuh terus tertantang.
Menurunkan berat badan adalah tentang konsistensi menciptakan waktu untuk diri sendiri, bukan sekadar memburu angka langkah di layar. Jadi, sudahkah Anda mengalokasikan 30 menit hari ini?
Tag: #strategi #jalan #kaki #menurunkan #berat #badan #menghitung #menit #lebih #efektif #ketimbang #langkah