6 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Perawatan DNA Salmon dengan Dermal Injector
Beberapa treatment tersedia di Dermies Max by ERHA dalam Grand Opening Flagship Dermies Max Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2026).(KOMPAS.com/DEVI PATTRICA)
20:20
13 Januari 2026

6 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Perawatan DNA Salmon dengan Dermal Injector

- Suntik DNA Salmon dengan dermal injector dikenal sebagai salah satu perawatan estetika modern, yang menawarkan hasil optimal dengan downtime relatif singkat. 

Meski begitu, keberhasilan perawatan ini tidak hanya bergantung pada prosedur yang dilakukan di klinik, tetapi juga pada kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan pasca tindakan.

Aesthetic Doctor Dermies Max, dr. Kunthi Rahmawati, menegaskan bahwa setelah suntik DNA Salmon, kulit berada dalam kondisi sensitif dan membutuhkan perhatian khusus. 

Yang Harus Dilakukan Setelah DNA Salmon Dermal Injector

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan setelah menjalani suntik DNA Salmon dengan dermal injector.

1. Menggunakan makeup dan skincare 3 hari pasca treatment 

Salah satu pantangan utama setelah suntik DNA Salmon adalah penggunaan makeup dan produk skincare dalam beberapa hari pertama.

“Biasanya tiga hari setelah suntik DNA Salmon, pasien tidak dianjurkan untuk memakai makeup dan skincare,” kata Kunthi dalam Grand Opening Flagship Dermies Max Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2026).

Larangan ini bertujuan untuk memberi waktu bagi kulit agar pulih secara alami tanpa gangguan bahan kimia yang terkandung dalam kosmetik. 

Makeup dan skincare berpotensi menyumbat pori-pori serta memicu iritasi pada kulit yang masih sensitif pasca tindakan.

Dalam kondisi normal, penggunaan makeup dan skincare baru dianjurkan kembali setelah memasuki hari keempat. Pada fase ini, kulit sudah mulai stabil dan risiko reaksi negatif menjadi lebih kecil.

2. Menghindari Sauna dan olahraga berat

Beberapa treatment tersedia di Dermies  Max by ERHA dalam Grand Opening Flagship Dermies Max Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICA Beberapa treatment tersedia di Dermies Max by ERHA dalam Grand Opening Flagship Dermies Max Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2026).

Aktivitas yang menyebabkan tubuh berkeringat banyak juga sebaiknya dihindari untuk sementara waktu.

“Selain itu, sauna ataupun olahraga berat yang bikin berkeringat banyak atau berenang juga sebaiknya dihindari dulu,” terang Kunthi.

Keringat berlebih dapat memicu iritasi pada area suntikan dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi. 

Selain itu, lingkungan lembap seperti kolam renang juga berpotensi membawa bakteri yang dapat mengganggu proses penyembuhan kulit.

Menunda sementara aktivitas fisik berat merupakan langkah penting untuk memastikan hasil perawatan tetap optimal.

3. Menggunakan obat oles yang dianjurkan dokter

Pasca treatment, pasien tidak hanya diminta untuk menghindari aktivitas tertentu, tetapi juga dianjurkan menggunakan obat oles khusus yang telah disiapkan oleh dokter.

“Pasca treatment kami akan berikan obat oles khusus untuk mempercepat proses penyembuhan yang dipakai pagi dan malam,” jelasnya.

Obat oles ini berfungsi untuk membantu regenerasi kulit, mengurangi risiko peradangan, serta mempercepat pemulihan area yang telah disuntik. 

Mengabaikan penggunaan obat oles sesuai anjuran dapat memperlambat proses penyembuhan dan memengaruhi hasil akhir perawatan.

Oleh karena itu, kedisiplinan dalam mengikuti petunjuk dokter menjadi kunci agar manfaat suntik DNA Salmon dapat dirasakan secara maksimal.

4. Hindari mencuci wajah terlalu cepat Setelah tindakan

Kebiasaan mencuci wajah setelah beraktivitas sebaiknya ditunda dalam beberapa jam pertama pasca suntik DNA Salmon.

“Setelah treatment, pasien juga sebaiknya jangan cuci muka dulu selama 4 jam supaya serumnya menyerap sempurna,” ungkap Kunthi.

Larangan ini bertujuan agar serum DNA Salmon yang telah disuntikkan dapat bekerja optimal di dalam lapisan kulit. Jika wajah dicuci terlalu cepat, dikhawatirkan penyerapan serum menjadi tidak maksimal.

Dalam empat jam pertama, pasien dianjurkan untuk membiarkan wajah dalam kondisi alami tanpa sentuhan air maupun produk pembersih.

5. Hindari menggunakan air hangat dan facial wash dengan scrub

Cara mencuci wajah setelah masa tunggu empat jam pun perlu diperhatikan. Tidak semua jenis air dan produk pembersih aman digunakan.

“Hindari memakai air hangat dan facial wash dengan scrub karena khawatir bisa menimbulkan peradangan,” kata Kunthi.

Air hangat dapat memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan risiko kemerahan, sedangkan produk dengan scrub memiliki partikel kasar yang dapat melukai permukaan kulit yang masih sensitif. 

Kombinasi keduanya berpotensi memicu iritasi bahkan peradangan ringan. Sebagai gantinya, pasien dianjurkan menggunakan air dengan suhu normal serta pembersih wajah yang lembut dan tidak mengandung bahan abrasif.

6. Menganggap sepele perawatan pasca tindakan

Kesalahan yang kerap terjadi adalah menganggap suntik DNA Salmon sebagai perawatan instan tanpa perlu perawatan lanjutan. 

Padahal, proses pemulihan kulit memerlukan perhatian khusus agar hasil yang diperoleh benar-benar optimal.

Setiap pantangan yang disampaikan dokter memiliki tujuan medis, mulai dari mencegah iritasi, mempercepat regenerasi kulit, hingga menjaga efektivitas serum DNA Salmon yang telah disuntikkan.

Dengan mematuhi semua anjuran tersebut, pasien tidak hanya mendapatkan hasil estetika yang lebih baik, tetapi juga meminimalkan risiko efek samping yang tidak diinginkan.

Tag:  #yang #harus #dilakukan #setelah #perawatan #salmon #dengan #dermal #injector

KOMENTAR