Department Store Mulai Jual Tas Birkin Bekas, Apakah Popularitasnya Menurun?
- Tas Hermès Birkin selama ini dikenal sebagai simbol kemewahan tertinggi di dunia mode. Bukan hanya karena harganya yang bisa menyamai sebuah mobil, tetapi juga karena tingkat eksklusivitasnya tak main-main.
Namun, sebuah langkah tak terduga dari Macy’s, department store ikonik Amerika Serikat, memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta mode dan pengamat industri.
Dilansir dari The New York Post, Senin (5/12/2025), Birkin kini dijual secara resmi, meski dalam kondisi bekas, di etalase mereka.
Melalui platform daringnya, Macy’s menawarkan sejumlah tas Hermès Birkin bekas dengan harga mulai dari sekitar 16.000 dolar AS hingga lebih dari 33.000 dolar AS.
Tas-tas tersebut hadir dalam berbagai ukuran, warna, dan kondisi, hasil kerja sama dengan platform penjualan kembali barang mewah, Rebag.
Langkah ini sontak memunculkan pertanyaan besar, apakah popularitas tas Birkin mulai menurun karena semakin mainstream?
Bukan Birkin baru, tetapi strategi penjualan kembali
Ilustrasi Birkin Bag Hermes yang ikonik.
Meski terlihat mengejutkan, banyak pihak menilai langkah Macy’s bukanlah tanda turunnya pamor Birkin, melainkan cerminan strategi ritel yang lebih adaptif.
Tas-tas yang dijual bukan produk baru langsung dari Hermès, melainkan barang mewah bekas yang telah melalui proses autentikasi ketat oleh Rebag.
Sejumlah pengguna Reddit bahkan menyebut Macy’s hanya bertindak sebagai perantara.
“Ini melalui Rebag. Proses autentikasi dan kontrol kualitasnya sangat ketat,” tulis salah satu pengguna, sambil membandingkannya dengan platform penjualan kembali lain.
Fenomena ini justru menegaskan bagaimana pasar resale luxury terus berkembang. Barang-barang mewah tidak lagi hanya dinilai dari status barunya, tetapi juga dari kelangkaan dan nilai investasinya.
Apakah Birkin kehilangan eksklusivitas?
Harga tas Birkin di butik Hermès sendiri biasanya dimulai dari lebih dari 10.000 dolar AS dan bisa melonjak jauh lebih tinggi.
Namun, mendapatkan tas tersebut bukan perkara mudah. Calon pembeli sering kali harus membangun hubungan jangka panjang dengan butik melalui pembelian lain sebelum diizinkan membeli Birkin.
Pakar ekonomi mode melihat kehadiran Birkin di Macy’s bukan sebagai tanda kejatuhan, melainkan perluasan kanal distribusi yang cermat.
Dalam ekonomi, kelompok kaya tetap berbelanja tanpa terpengaruh krisis, sementara kelompok lain menahan konsumsi, barang ultra-luxury justru semakin diminati, baik dalam kondisi baru maupun bekas.
“Penjualan kembali barang mewah kini menjadi pintu masuk bagi konsumen kelas atas yang lebih luas, tanpa mengorbankan citra eksklusivitas merek,” tulis buletin ekonomi Exec Sum Wall Street.
Peran penting figur di balik layar
Spekulasi semakin menguat setelah diketahui bahwa Robert Chavez, mantan Presiden dan CEO Hermès Americas, bergabung sebagai direktur independen di dewan direksi Macy’s Inc. awal tahun ini.
Kehadirannya memicu dugaan bahwa Macy’s tengah melakukan reposisi merek secara perlahan menuju segmen yang lebih premium.
Langkah ini adalah sinyal bahwa department store klasik tengah mencari cara bertahan di tengah perubahan perilaku konsumen.
Menawarkan barang ikonik seperti Birkin, meski dalam bentuk pre-loved, dapat menjadi magnet bagi pembeli kelas atas sekaligus meningkatkan citra merek.
Antara persepsi dan realitas
Secara visual, melihat tas Birkin dijual di department store memang terasa janggal bagi sebagian orang.
Selama puluhan tahun, tas ini tidak membutuhkan iklan, cukup daftar tunggu dan rekomendasi personal. Namun, realitas industri mode terus berubah.
Alih-alih menandakan penurunan popularitas, kehadiran Birkin di Macy’s justru menunjukkan betapa kuatnya daya tarik tas ini. Bahkan dalam kondisi bekas, nilainya tetap tinggi dan diburu.
Di sisi lain, fenomena ini juga mencerminkan bagaimana kemewahan kini beradaptasi dengan era transparansi, ekonomi digital, dan pasar penjualan kembali yang kian mapan.
Pada akhirnya, Birkin mungkin tak lagi tersembunyi di balik pintu butik eksklusif semata. Akan tetapi, statusnya sebagai simbol kemewahan tampaknya masih jauh dari kata pudar.
Tag: #department #store #mulai #jual #birkin #bekas #apakah #popularitasnya #menurun