Kenapa Rasa Cemas Muncul Saat Masuk Kerja Usai Liburan? Ini Cara Menyiasatinya
Liburan panjang seperti akhir tahun sering kali menjadi momen paling menyenangkan dalam setahun, tetapi perasaan cemas justru kerap muncul saat harus kembali ke rutinitas kerja.
Alih-alih merasa segar, banyak orang justru diliputi rasa berat, gugup, dan stres ketika membayangkan tumpukan pekerjaan yang menunggu setelah cuti berakhir.
Psikolog dan terapis Audrey Tang menjelaskan bahwa kecemasan setelah liburan adalah hal yang wajar karena otak perlu beradaptasi kembali dengan ritme kerja yang penuh tuntutan.
“Tidak ada fase transisi yang jelas saat kembali bekerja, sehingga banyak orang merasa harus langsung ‘siap tempur’ setelah lama terputus dari rutinitas,” ujar Tang seperti dikutip dari The Independent.
Pertahankan rutinitas positif dari liburan
Coba ingat kembali hal-hal kecil yang membuat liburan terasa menenangkan. Mungkin sarapan lebih santai, minum kopi di luar ruangan, atau rutin jalan dan berenang.
Tang menyarankan untuk mempertahankan kebiasaan yang masih realistis diterapkan di hari kerja, karena tidak ada salahnya membawa suasana liburan ke kehidupan sehari-hari.
Rutinitas kecil yang konsisten dapat membantu menekan rasa cemas dan menjaga mood tetap stabil meski kembali bekerja.
Berani memasang batasan sehat
Ilustrasi perempuan yang bekerja keras. Merasa gelisah dan tidak siap saat harus kembali bekerja setelah liburan panjang ternyata wajar, dan psikolog membagikan cara sederhana agar stres tidak langsung mengambil alih.
Kembali bekerja sering terasa seperti harus mengejar segalanya sekaligus, mulai dari email menumpuk hingga permintaan mendadak dari rekan kerja.
Namun, Tang mengingatkan bahwa tidak semua masalah harus diselesaikan sendiri.
“Bertanya pada diri sendiri apakah sebuah tugas benar-benar menjadi tanggung jawab kita dapat membantu mencegah kelelahan emosional,” jelasnya.
Memberi ruang bagi orang lain untuk menyelesaikan tugasnya juga bisa mengurangi beban sekaligus mendorong kemandirian di lingkungan kerja.
Siapkan segalanya sejak malam sebelumnya
Kecemasan hari pertama kerja sering dipicu oleh pagi yang terburu-buru.
Menyiapkan pakaian kerja, tas, atau makan siang sejak malam sebelumnya dapat membantu menciptakan pagi yang lebih tenang.
Menurut Tang, persiapan ini sebaiknya dilakukan beberapa jam sebelum tidur agar pikiran lebih rileks dan kualitas istirahat tetap terjaga.
Hindari mengecek pekerjaan terlalu dini
Godaan membuka email kantor sebelum hari kerja dimulai memang besar, tetapi kebiasaan ini justru bisa meningkatkan stres.
“Jika suatu masalah bisa menunggu selama liburan, kemungkinan besar masih bisa menunggu hingga jam kerja,” kata Tang.
Menghindari kontak dengan pekerjaan sebelum benar-benar kembali ke kantor memberi otak kesempatan untuk beradaptasi secara perlahan.
Ingat kembali manfaat liburan bagi kesehatan mental
Liburan bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan.
Tang menjelaskan bahwa perubahan suasana merangsang otak, meningkatkan rasa ingin tahu, serta memicu hormon yang berperan dalam perasaan bahagia, seperti serotonin.
Paparan sinar matahari juga membantu produksi vitamin D yang berkontribusi pada kesehatan mental.
Kembali bekerja setelah liburan dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk memulai kebiasaan baru yang lebih sehat, bukan sekadar kembali ke pola lama.
Dengan pendekatan yang lebih sadar dan penuh batasan, rasa cemas pasca-liburan bisa dikelola tanpa harus mengorbankan ketenangan yang sudah didapat selama waktu istirahat.
Tag: #kenapa #rasa #cemas #muncul #saat #masuk #kerja #usai #liburan #cara #menyiasatinya