Geely EX5 Alami Patah As Roda, Ternyata Ini Penyebabnya
- Geely EX5 yang mengalami insiden di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) hingga alami patah As roda viral di sosial media. Ramainya pemberitaan mengenai Geely EX5 tak bisa digunkan alias mogok di PIK membuat publik mempertanyakan aspek keamanan dan kualitas kendaraan listrik tersebut.
Menanggapi hal itu, pihak Geely Auto Indonesia langsung melakukan penelusuran awal guna memastikan kronologi serta penyebab kejadian yang sebenarnya. Public Relations Senior Manager Geely Auto Indonesia, Frietz F. Roboth, menyampaikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
Geely Auto Indonesia telah mengetahui informasi yang beredar di media sosial terkait insiden yang melibatkan Geely EX5 di area Pantai Indah Kapuk (PIK). Berdasarkan penelusuran awal, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas dengan benturan yang cukup keras," kata Frietz.
Frietz menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta pemilik kendaraan untuk memastikan kondisi konsumen dan penanganan berjalan dengan baik. Sistem keselamatan kendaraan, termasuk airbags, berfungsi sesuai dengan desain untuk memberikan perlindungan kepada pengemudi dan penumpang.
"Menurut sumber kami yang dilapangan, mobil yang mengalami insiden tersebut (EX5) menabrak trotoar. Arah mobil dari utara titik kejadian, itu dari arah burger king PIK. Rute jalan belok kanan, namun pengendara tancap gas lurus lalu menghindari trotoar. Gap waktu kurang, lalu ban kiri atau bagian kiri mobil menghantam trotoar," kata Frietz saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (19/2).
Bahkan karena kerasnya benturan, Airbags yang ada bagian atas panel pintu samping kiri baris kedua mengembang. Pihak Geely Auto Indonesia hingga kini masih melakukan investigasi.
Narasi yang telanjur beredar di media sosial menyebutkan mobil listrik tersebut mengalami patah as roda hingga tidak dapat melanjutkan perjalanan. Ini yang menimbulkan anggapan terkait kualitas dan daya tahan komponen kendaraan listrik yang baru dipasarkan di Indonesia rendah.
Dengan pernyataan sementara Geely Auto Indonesia disebutkan bahwa kerusakan yang terjadi berkaitan dengan benturan keras akibat kecelakaan lalu lintas. Pihak Geely untuk memastikan tetap membuka komunikasi dengan pemilik kendaraan untuk mendalami penyebab teknis secara menyeluruh.