7 Sinyal Tubuh Saat Kamu Bersama Orang yang Salah, Sadari Sebelum Terlambat
- Dalam sebuah hubungan, tak jarang hati dan logika saling bertentangan. Sebelum pikiran benar-benar menyadari ada yang keliru, tubuh sering kali sudah lebih dulu bereaksi.
Mulai dari gangguan pencernaan, sulit tidur, hingga rasa cemas berlebihan, sinyal-sinyal ini kerap diabaikan karena dianggap sekadar stres biasa.
Para ahli menegaskan, tubuh memiliki cara tersendiri untuk memberi peringatan ketika seseorang berada dalam hubungan yang tidak sehat secara emosional. Berikut tujuh tanda yang patut diwaspadai.
Sinyal Tubuh Saat Berada dalam Hubungan Tidak Sehat
1. Perut sering bermasalah tanpa sebab
Gangguan pencernaan seperti mual, kembung, diare, atau bahkan kambuhnya IBS bisa menjadi tanda tubuh sedang berada dalam kondisi tertekan.
Psikoterapis sekaligus clinical director di The Dawn Rehab and Wellness Centre Thailand, Helen Wells menyebut, usus kerap disebut sebagai otak kedua yang sangat sensitif terhadap rasa aman secara emosional.
“Jika gejala pencernaan memburuk saat ada konflik dengan pasangan, atau justru mereda ketika Anda menjauh darinya, itu bukan kebetulan,” kata Wells, dikutip dari Stylist Magazine, Kamis (1/1/2025).
Ia menambahkan, hilangnya nafsu makan juga bisa menjadi respons tubuh yang memprioritaskan mode bertahan hidup saat merasa terancam.
2. Mudah melamun dan sulit fokus
Sering kehilangan fokus, mudah melamun, atau merasa seperti tidak hadir sepenuhnya bisa menjadi mekanisme perlindungan diri.
Terapis dan clinical director di Eagle Creek Recovery, Kendall Maloof menjelaskan, otak akan mengalihkan energi untuk menjaga keamanan emosional.
“Kamu bisa jadi sering kehilangan barang, tidak mendengar saat diajak bicara, atau merasa terputus dari tubuh sendiri. Itu cara otak mengatakan bahwa ini terlalu berat,” ujarnya.
3. Pola tidur berantakan
Sulit tidur, sering terbangun di malam hari, atau bangun dengan rasa cemas tanpa alasan jelas bisa menandakan tubuh belum merasa aman.
Wells menjelaskan, sistem saraf yang terus siaga membuat tubuh seolah tak pernah benar-benar beristirahat.
“Banyak orang mengulang percakapan di kepala, membayangkan konflik, atau merasa takut menghadapi hari berikutnya, meski tak ada masalah besar yang terjadi,” terangnya.
4. Selalu merasa lelah meski tidak banyak aktivitas
Rasa lelah ekstrem setelah menghabiskan waktu bersama pasangan, meski hanya melakukan aktivitas ringan, patut diperhatikan.
Menurut Wells, kelelahan ini sering muncul pada hubungan yang menuntut pengelolaan emosi terus-menerus.
“Jika kamu merasa lebih lelah setelah akhir pekan santai dibandingkan setelah minggu kerja yang padat, itu bisa jadi karena kamu terus-menerus terjaga secara emosional,” jelasnya.
5. Merasa etrputus dari dunia sekitar
Psikolog Dr Candice O’Neil menyebut kondisi ini sebagai hilangnya “felt sense”, yaitu kemampuan merasakan diri sendiri secara utuh.
Dalam hubungan yang tidak aman, seseorang bisa kehilangan momen-momen kecil yang seharusnya membahagiakan. Akibatnya, kesadaran akan tubuh dan lingkungan sekitar ikut meredup.
“Anda mungkin berada di konser atau pemandangan indah, tetapi pikiran justru sibuk memikirkan suasana hati pasangan,” tutur O’Neil.
6. Pola napas berubah
Napas yang pendek dan dangkal sering kali menandakan kecemasan yang terpendam.
Maloof menjelaskan, bernapas dangkal membuat tubuh terus berada dalam mode stres. Jika berlangsung lama, kondisi ini bisa memperparah kelelahan dan kecemasan.
“Ini tanda halus namun signifikan bahwa kamu tidak sepenuhnya merasa nyaman berada di dekat pasangan,” ujarnya.
7. Tubuh selalu tegang
Ketegangan fisik seperti rahang mengatup, bahu terangkat, sakit leher, atau sakit kepala bisa muncul tanpa disadari.
O’Neil mengatakan, tubuh sering bersiap menghadapi potensi konflik bahkan sebelum sesuatu terjadi.
“Kamu mungkin langsung menegang saat mendengar suara kunci pintu pasangan. Itu bukan kelemahan, melainkan sistem saraf yang belajar mengasosiasikan orang tersebut dengan stres,” tandas dia.
Dengarkan tubuhmu
Para ahli menekankan, gejala-gejala ini tidak selalu berarti hubungan kamu bermasalah.
Namun, jika tanda-tanda tersebut muncul secara spesifik, berulang, dan berkaitan langsung dengan pasangan, sinyal itu layak diperhatikan.
“Tubuh memberi tahu ketika ada bahaya, baik fisik maupun emosional. Mendengarkan sinyal ini adalah bentuk merawat diri,” pungkasnya.
Tag: #sinyal #tubuh #saat #kamu #bersama #orang #yang #salah #sadari #sebelum #terlambat