Kenali, Tanda-tanda Mengalami Gaslighting oleh Pacar
- Saat berpacaran, sering kali seseorang tidak menyadari bahwa dirinya adalah korban gaslighting karena dibalut dalam bentuk “perhatian, niat baik, dan kasih sayang”. Bagaimana cara mengenali tandanya?
“Ciri atau tanda seseorang yang menjadi korban gaslighting, yang benar-benar kelihatan jelas banget, adalah biasanya mereka suka minta maaf walaupun bukan kesalahannya,” tutur pendiri Cup of Stories, Fitri Jayanthi, M.Psi. Psikolog, saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, gaslighting adalah perilaku manipulasi yang bisa membuat orang lain kehilangan kepercayaan diri, bahkan sampai bergantung secara emosional pada pelaku.
Manipulasi psikologis ini mengandalkan kata-kata untuk membuat korban meragukan persepsi, ingatan, atau penilaiannya sendiri, terhadap sesuatu sampai membuat mereka merasa bersalah.
Penyebab gaslighting terjadi adalah agar orang lain mengambil tanggung jawab atas permasalahan yang sedang terjadi. Walaupun sebenarnya masalah tersebut ada karena si pelaku.
Tanda kamu menjadi korban gaslighting pacar
Sering minta maaf
Tidak semua hal perlu permintaan maaf darimu, terlebih jika hal tersebut bukan kesalahan atau berada di luar kendali kamu.
“Suka minta maaf itu yang paling terlihat. Misalnya dia terlambat karena macet, ada orang kecelakaan, atau banjir. Itu dia akan meminta maaf padahal bukan kesalahannya,” kata Fitri.
Menyalahkan diri sendiri
Selanjutnya adalah suka menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi. Meskipun lagi-lagi, apa yang terjadi bukan kesalahan kamu atau berada di luar kendali.
Selain menyalahkan diri sendiri, kamu juga mengatakan bahwa apa yang terjadi, timbul karena kamu kekurangan banyak hal, entah dari segi fisik, finansial, kelas sosial, dan lain sebagainya.
Sulit mengungkapkan pendapat
Selanjutnya, kamu sulit mengungkapkan pendapat saat sedang berdebat dengan pasangan, atau ketika dimintai pendapat akan sesuatu.
Menurut Fitri, ini berkaitan dengan rasa percaya diri yang sudah rendah karena perilaku gaslighting dari pasangan.
“Karena kepercayaan dirinya menurun, dia susah banget untuk mengungkapkan pendapatnya. Semua bergantung banget dengan pasangannya,” ujar dia.
Merasa takut dengan pasangan
Psikolog Adelia Octavia Siswoyo, M.Psi. menuturkan, waspadai jika kamu menjadi takut dengan pasangan ketika mereka menunjukkan emosinya.
“Ketika pasangan bereaksi secara emosional, entah itu marah atau sedih, perasaan takutnya muncul secara berlebihan,” kata Adelia.
Berkonflik dengan pasangan adalah hal yang wajar. Saling menunjukkan emosi sebagai respons atas konflik yang sedang terjadi pun wajar.
Apa yang tidak wajar adalah ketika seseorang ketakutan secara berlebihan saat pasangan sedang marah atau sedih.
Bagaimana cara mengatasinya?
Apabila kamu merasakan hal-hal di atas dan mencurigai diri sebagai korban gaslighting pacar, Fitri menyarankan untuk segera berbicara dengan orang yang dipercaya, atau tenaga profesional seperti psikolog.
“Mereka adalah orang-orang yang lebih obyektif dalam melihat pikiran dan situasi kita. Dari situ, kita bisa melihat sudut pandang lain dari situasi tersebut,” ucap Fitri.
Seseorang yang menjadi korban gaslighting akan sulit untuk melihat situasi yang sedang dijalani, dari sudut pandang lain.
Sebab, sudut pandanganya dibalut dengan rasa takut akan ditinggalkan oleh pasangan, terlibat konflik dengan mereka, atau perasaan bersalah terhadap pasangan karena mencurigainya sebagai pelaku gaslighting.
“Dari situ, pelan-pelan pikiran kita pun terbuka. Itu yang paling utama,” tutur Fitri.
Selanjutnya, kamu tinggal memutuskan apakah akan memutuskan hubungan atau tetap bersama pasangan, tetapi mengkonfrontasi perilaku gaslighting tersebut.
Sebab, ada pelaku gaslighting yang menyadari perilakunya, tetapi juga ada yang tidak menyadarinya, bahkan tidak bermaksud untuk berperilaku seperti itu.
Tag: #kenali #tanda #tanda #mengalami #gaslighting #oleh #pacar