Tak Harus Diam, Meditasi Bisa Dilakukan dengan Wall Climbing
Siapa bilang meditasi harus bersila dan memejamkan mata? Wall climbing bisa jadi cara unik untuk meditasi. Simak penjelasannya.(Dok. Freepik/Freepik)
22:20
11 November 2025

Tak Harus Diam, Meditasi Bisa Dilakukan dengan Wall Climbing

- Meditasi sering dianggap harus bersila dan memejamkan mata. Padahal meditasi bisa dilakukan dengan cara yang mungkin cukup ekstrem, salah satunya wall climbing (panjat dinding).

"Kata kunci dari meditasi kan sadar. Kalau meditasi, caranya ribuan, enggak cuma satu. Yang paling ekstrem contohnya adalah wall climbing," kata holistic wellbeing practitioner, Hani Amalia saat ditemui Kompas.com di acara Langkah Membumi oleh Blibli di Jakarta Selatan, Minggu (9/11/2025).

Mengapa wall climbing termasuk cara meditasi?

Meditasi tak hanya soal fokus

Menurut Hani, meditasi adalah ketika seseorang sadar dengan apa yang dilakukan. Mereka juga merasakan apa yang sedang dilakukan.

"Jadi apakah wall climbing termasuk meditasi atau tidak? Jawabannya adalah iya, apabila dia melakukannya dengan sadar," lanjut dia.

Jika ingin meditasi dengan cara wall climbing, kamu tidak hanya fokus terhadap apa yang dilakukan, tapi juga menyadari apa yang dilakukan.

Holistic wellbeing practitioner Hani Amalia (tengah, kemeja putih) dalam workshop Soap Therapy di acara Langkah Membumi oleh Blibli di Jakarta Selatan, Minggu (9/11/2025).dok. Blibli Holistic wellbeing practitioner Hani Amalia (tengah, kemeja putih) dalam workshop Soap Therapy di acara Langkah Membumi oleh Blibli di Jakarta Selatan, Minggu (9/11/2025).

Sebagai contoh, kamu menyadari dan merasakan kaki apa yang sedang berpijak ke suatu pijakan. Selain itu, rasakanlah pijakan mana yang dipilih untuk memijakkan kaki dan menempatkan tangan.

"Contohnya adalah menyadari pijakan terasa di keras di tangan, pijakan berwarna abu-abu yang di sebelah kanan, pijakan yang akan dipegang berwarna coklat. Itu termasuk meditasi," jelas Hani.

Hal ini karena kamu merasakan dan menyadari bentuk pijakan yang sedang dipegang dan dipijak. Tidak hanya itu, kamu juga menyadari apakah pijakan tersebut keras atau lembut.

Menurut Hani, meditasi adalah berkesadaran. Hal yang sama terjadi ketika kamu berbicara dengan orang lain. 

"Kita sadar sedang bicara dengan orang lain, kita memberikan perhatian penuh kepada orang tersebut. Itu adalah meditasi berbicara. Intinya adalah kita sadar dengan apa yang sedang kita lakukan. Itu sudah termasuk meditasi," terang dia.

Meditasi ternyata tidak selalu harus dilakukan dalam posisi diam. Dengan wall climbing, kamu bisa berlatih kesadaran lewat setiap pijakan dan genggaman.

Selama kamu sadar pada setiap gerakan, aktivitas yang kerap ekstrem ini bisa jadi cara meditasi yang menyegarkan tubuh dan pikiran.

Tag:  #harus #diam #meditasi #bisa #dilakukan #dengan #wall #climbing

KOMENTAR