Bara Nusa, Koleksi Fesyen dari Organic Culture dan Teman Tuli
- Organic Culture, jenama fesyen lokal asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggandeng para Teman Tuli lewat Unit Layanan Disabilitas Terintegrasi SLB Negeri Banyuwangi untuk menciptakan koleksi Bara Nusa (Batik Respon Alam Karya Anak Luar Biasa).
COO Organic Culture, Wanda, mengatakan bahwa pihaknya sengaja berkolaborasi dengan Teman Tuli untuk mendorong inklusivitas dalam industri fesyen lokal.
“Kami berkolaborasi dengan Teman Tuli untuk membuat suatu batik bernama Bara Nusa. Pembuatan batiknya menggunakan batu dan ranting,” tutur dia saat ditemui di acara Langkah Membumi oleh Blibli di Jakarta Selatan, Minggu (9/11/2025).
Koleksi Bara Nusa yang terdiri dari delapan model outfit ini mengusung produk batik tanpa canting, karena proses pewarnaan dilakukan menggunakan batu dan ranting.
Ranting digunakan untuk membuat motif batik pada kain wastra, sedangkan pecahan batu alam bekas renovasi sekolah digunakan pada pakaian.
Pesan kesetaraan dari para Teman Tuli
Menariknya, ada pesan tentang kesetaraan yang disampaikan oleh para Teman Tuli lewat koleksi Bara Nusantara, tepatnya pada motif batik dan bordir di beberapa jenis pakaian.
“Mereka ingin dianggap seperti teman-teman yang lain, karena kebanyakan orang-orang normal menganggap (tuli) mereka sebagai suatu kekurangan, dan mereka rata-rata diabaikan,” ucap Wanda.
Produk fesyen dari jenama lokal asal Banyuwangi bernama Organic Culture. Mereka memanfaatkan sumber daya alam di kawasan, serta limbah plastik dan kain perca dari pesisir pantai yang dikumpulkan setiap kegiatan pembersihan pantai tahunan.
Mereka ingin mengomunikasikan isi hati melalui “kode morse” yang disusun melalui batu saat proses pewarnaan, yang memberi pesan “be kind” atau berbaik hatilah.
“Bordiran bahasa isyarat di Bara Nusa artinya ‘aku, kamu, kita, di dunia, setara’. Kami ingin mengajak semua orang untuk menerapkan kesetaraan,” kata Wanda.
Melalui koleksi ini, Organic Culture ingin menunjukkan bahwa Teman Tuli juga bisa berkarya dalam industri fesyen.
Organic Culture adalah jenama fesyen lokal dari kawasan Sky Farm Glenmore di Dusun Krajan, Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, yang didirikan pada tahun 2021 oleh dr. Anita Yuni.
Mereka berdiri atas keresahan akan limbah tekstil yang semakin menggunung setiap tahunnya, baik dari pabrik tekstil, produsen pakaian, maupun fast fashion.
Pendirian jenama fesyen ramah lingkungan ini selaras dengan riset mandiri yang telah dilakukan terkait material organik.
Dengan kata lain, sejak awal Organic Culture didirikan, mereka sudah menggunakan bahan organik yang mudah terurai atau mengalami penyusutan volume lebih dari 50 persen dalam home composter.
Tag: #bara #nusa #koleksi #fesyen #dari #organic #culture #teman #tuli