Orang yang Tidak Cukup Mencintai Diri Sendiri Sering Kali Menarik 5 Situasi Beracun Ini, Salah Satunya Hubungan yang Tak Sehat
ilustrasi: hubungan tak sehat. (Freepik)
07:38
16 September 2024

Orang yang Tidak Cukup Mencintai Diri Sendiri Sering Kali Menarik 5 Situasi Beracun Ini, Salah Satunya Hubungan yang Tak Sehat

 

 

JawaPoscom - Pernah mendengar pepatah, “anda adalah apa yang anda tarik?”

Ini adalah pepatah lama dengan sejumlah kebenaran yang mengejutkan di baliknya. Terutama tentang jenis energi yang kita tarik ke dalam hidup kita.

Mari kita lihat secara nyata sejenak. 

Kita semua pernah mengalami keraguan diri, bukan?

Kita hanyalah manusia biasa. Namun terkadang, kurangnya rasa cinta pada diri sendiri dapat membawa kita ke jalan yang tidak begitu indah.

Ketika kita tidak cukup mencintai diri sendiri, kita mungkin secara tidak sengaja menarik situasi beracun tertentu. Anda mungkin berpikir, “Tunggu, apa? Bagaimana cara kerjanya?”

Dikutip dari hackpirit pada Senin (16/9), berikut  lima situasi beracun yang sering dialami orang ketika mereka tidak cukup mencintai diri mereka sendiri: 

1) Hubungan yang tidak sehat

Inilah yang pertama dari lima situasi beracun, hubungan yang tidak sehat. Kedengarannya tidak asing, bukan?

Ketika kita tidak cukup mencintai diri sendiri, kita sering kali merasa puas dengan apa yang ada. Kita membiarkan orang memperlakukan kita dengan buruk karena jauh di lubuk hati, kita percaya bahwa hanya itu yang pantas kita dapatkan. 

Namun, inilah kebenarannya.

Kita layak untuk dicintai, dihormati, dan dihargai.

Ingatlah cara orang memperlakukan kita, adalah cerminan dari bagaimana kita memandang dan menghargai diri kita sendiri. Jadi, cintai diri anda terlebih dahulu dan perhatikan bagaimana orang lain mengikutinya.

2) Keraguan diri yang terus-menerus

Mari kita beralih ke situasi kedua, keraguan diri yang terus-menerus. Pernah ada di sana, pernah mengalami hal itu.

Saya ingat saat saya selalu menebak-nebak sendiri. Entah itu keputusan tentang karier saya atau bahkan memilih pakaian yang akan saya kenakan, saya selalu diliputi keraguan.

Ternyata saya kurang menghargai pendapat saya sendiri. Begitu saya mulai mencintai dan mempercayai diri saya sendiri, segalanya berubah.

Keraguan diri mulai berkurang, dan kepercayaan diri muncul.

Ini adalah sebuah perjalanan, tentu saja, tetapi perjalanan yang sangat berharga untuk dimulai karena ketika anda mempercayai diri sendiri, anda dapat menavigasi kehidupan dengan lebih mudah dan jauh lebih sedikit stres.

3) Menerima kurang dari yang seharusnya

Berikutnya adalah menerima lebih sedikit dari yang seharusnya.

Saya telah melihat hal ini terjadi, dan saya malu mengakuinya, tapi saya juga pernah mengalaminya.

Bekerja lembur, tidak menegaskan diri saya sendiri ketika saya seharusnya bekerja, dan tidak menetapkan batasan, semuanya karena saya pikir itu adalah hal yang biasa. Saya percaya bahwa jika saya bekerja lebih keras atau lebih akomodatif, orang-orang akan lebih menghormati saya. Namuan ternyata  itu hanyamembuat saya merasa lelah dan tidak dihargai. 

Kita mengajari orang lain cara memperlakukan kita dengan menetapkan standar dan harapan kita.

Ketika kita mencintai diri sendiri, kita memahami nilai kita dan menolak untuk menerima apa pun yang kurang. Ini bukan tentang hak, ini tentang mengenali nilai kita dan mempertahankannya.

4) Mengabaikan kebutuhan pribadi

Sekarang, mari kita bahas tentang situasi beracun yang keempat, mengabaikan kebutuhan pribadi.

Pernahkah anda menemukan diri anda begitu sibuk mengurus orang lain, sehingga anda lupa untuk mengurus diri sendiri?

Saya pernah.

Sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap berpikir bahwa mengutamakan orang lain adalah hal yang mulia.

Namun, ketika hal itu mengorbankan kebutuhan kita sendiri, itu adalah tanda bahwa kita tidak memberikan cinta yang kita butuhkan untuk diri kita sendiri. 

Ingat ini.

Perawatan diri tidaklah egois. Itu perlu. Mencintai diri sendiri berarti mengakui kebutuhan kita dan menjadikannya sebagai prioritas.

Itu berarti mendengarkan tubuh kita, merawat pikiran kita, dan memberi makan jiwa kita. Karena anda tidak bisa menuangkan dari cangkir yang kosong, bukan?

5) Mengabaikan pencapaian pribadi

Masuk ke situasi beracun yang kelima, mengabaikan pencapaian pribadi.

Ini adalah fenomena yang aneh, tapi terkadang, mereka yang kurang mencintai diri sendiri menjadi pengkritik terberat bagi diri mereka sendiri.

Mereka cenderung meremehkan pencapaian mereka, berpikir bahwa itu bukan masalah besar atau siapa pun bisa melakukannya. 

Pertimbangkan ini. 

Otak manusia memiliki kecenderungan alami untuk lebih fokus pada pengalaman negatif daripada pengalaman positif. Ini disebut dengan bias negatif. 

Namun, ketika kita mencintai diri sendiri, kita bisa secara sadar memilih untuk merayakan kemenangan kita, sekecil apa pun itu.

Karena pada akhirnya, setiap langkah maju tetaplah sebuah kemajuan, dan itu adalah sesuatu yang patut diakui.

 

Editor: Kuswandi

Tag:  #orang #yang #tidak #cukup #mencintai #diri #sendiri #sering #kali #menarik #situasi #beracun #salah #satunya #hubungan #yang #sehat

KOMENTAR