Tiongkok Dukung PBB Tinjau Ulang Palestina, Desak AS Tak Hadang Proses
Ilustrasi pertemuan di Markas PBB. (Anadolu/Antara)
10:24
11 Mei 2024

Tiongkok Dukung PBB Tinjau Ulang Palestina, Desak AS Tak Hadang Proses

–Duta Besar Tiongkok untuk PBB Fu Cong mengatakan, pemerintahnya mendukung peninjauan ulang Dewan Keamanan PBB atas keanggotaan penuh Palestina di PBB. Tiongkok mendesak Amerika Serikat untuk tidak menghalangi proses tersebut.

”Tiongkok mendukung peninjauan ulang awal Dewan Keamanan atas pengajuan Negara Palestina sebagaimana diamanatkan resolusi DK dan mengharapkan negara terkait untuk tidak membuat penundaan atau rintangan lebih lanjut,” kata Fu di Balai Sidang Umum PBB seperti dilansir dari Antara.

Sebelumnya, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi yang mengakui Palestina memenuhi syarat untuk bergabung dengan organisasi dunia itu dengan suara dukungan 143-9 dan 25 abstain, mendapatkan lebih banyak hak sesuai status keanggotaannya sebagai negara pengamat permanen.

Pada April, AS memveto resolusi Aljazair di DK PBB yang merekomendasikan Majelis Umum PBB menerima Palestina ke dalam PBB, Inggris dan Swiss abstain, sementara anggota yang tersisa memberikan suara dukungan. Palestina menyandang status pengamat tetap di PBB sejak 2012, sementara Israel telah menjadi anggota organisasi tersebut sejak 1948.

Sementara itu, Belgia, Denmark, Spanyol, Mesir, Arab Saudi, dan Irak pada Jumat (10/5), menyambut pengesahan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa soal penilaian kembali upaya Palestina untuk menjadi anggota PBB.

”Kami memberikan suara mendukung, serta mendorong resolusi soal status Palestina di PBB,” tulis Menteri Luar Negeri Belgia Hadja Lahbib di X.

”Sinyal yang disampaikan Belgia jelas. Palestina harus mendapat tempat penuh di forum internasional. Ini adalah langkah sangat penting menuju solusi dua-negara serta proses perdamaian yang bisa dipercaya,” tegas dia.

Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen, seperti yang dikutip Kemenlu Denmark di X, juga mengatakan hal serupa. ”Hari ini kita memberikan suara yang lebih kuat bagi Palestina di PBB,” ucap Lars Lokke Rasmussen.

”Saya berharap resolusi hari ini bisa menjadi secercah harapan bagi masa depan rakyat Palestina pada masa-masa kelam ini,” kata Rasmussen.

Menlu Denmark itu menyatakan tekad negaranya untuk terus memberikan dukungan bagi penyelesaian dua-negara.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menulis di X bahwa negaranya ikut memprakarsai dan memberikan suara dukungan, bersama 142 negara, pada resolusi bagi keanggotaan penuh Palestina di PBB.

”Kami merayakan pengesahannya di Majelis Umum PBB,” kata Albares.

”Penyelesaian dua negara dengan pengakuan Negara Palestina merupakan jalan bagi perdamaian,” ucap Albares.

Resolusi itu diprakarsai Uni Emirat Arab atas nama Kelompok Arab dan ikut didorong oleh Turki bersama dengan 80 negara anggota PBB. Resolusi disahkan setelah 143 negara anggota PBB menyatakan mendukung. Sembilan negara menentang dan 25 lainnya abstain. Resolusi itu berisi pernyataan keprihatinan yang mendalam atas veto yang digunakan Amerika Serikat di Dewan Keamanan PBB pada 18 April.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah

Tag:  #tiongkok #dukung #tinjau #ulang #palestina #desak #hadang #proses

KOMENTAR