Hakim Putuskan Tesla Harus Tanggung Jawab atas Kecelakaan Terkait Autopilot
Ilustrasi logo Tesla.(UNSPLASH/MILAN CSIZMADIA)
19:06
22 Februari 2026

Hakim Putuskan Tesla Harus Tanggung Jawab atas Kecelakaan Terkait Autopilot

- Seorang hakim federal resmi menolak permohonan Tesla untuk membatalkan putusan juri senilai 243 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,8 triliun terkait kasus kecelakaan fatal yang melibatkan fitur autopilot.

Kecelakaan yang terjadi pada 2019 tersebut merenggut nyawa seorang wanita berusia 22 tahun dan menyebabkan kekasihnya luka serius.

Dikutip dari Reuters, Jumat (20/2/2026), Hakim Distrik AS Beth Bloom di Miami menyatakan bahwa bukti-bukti dalam persidangan sebelumnya sudah lebih dari cukup untuk mendukung putusan yang dijatuhkan pada Agustus 2025 lalu. 

Hakim menilai, Tesla tidak mengajukan argumen baru yang kuat untuk membatalkan vonis tersebut.

Kendati demikian, Tesla diperkirakan akan menempuh jalur banding. Pihak Tesla maupun tim hukumnya belum memberikan tanggapan resmi.

Baca juga: Tesla Tak Berkutik, Mobil Listrik Xiaomi Jadi Raja di Kandang

Kronologi kecelakaan

Tragedi ini bermula pada 25 April 2019 di Key Largo, Florida. Saat itu, seorang pria bernama George McGee tengah mengendarai Tesla Model S miliknya dengan kecepatan sekitar 100 km/jam.

Di tengah perjalanan, McGee membungkuk untuk mencari ponselnya yang terjatuh. 

Pada saat yang sama, mobilnya menabrak sebuah SUV yang sedang terparkir di bahu jalan. 

Baca juga: Elon Musk-Trump Ribut Lagi, CEO Tesla Ancam Gulingkan Anggota Kongres

Pengendara SUV tersebut, Naibel Benavides Leon dan Dillon Angulo, sedang berdiri di dekat kendaraan mereka saat tabrakan terjadi. Akibatnya, Benavides tewas.

Para juri memutuskan Tesla bertanggung jawab sebesar 33 persen atas kecelakaan tersebut. 

Mereka memberikan ganti rugi kompensasi sebesar 19,5 juta dollar AS kepada ahli waris Benavides dan 23,1 juta dollar AS kepada Angulo, ditambah 200 juta dollar AS sebagai ganti rugi hukuman yang akan dibagi di antara mereka. 

McGee sebelumnya telah mencapai kesepakatan dengan para penggugat.

Ini merupakan putusan pertama dari juri federal terkait kecelakaan fatal yang melibatkan Autopilot.

Baca juga: Geser Tesla, BYD China Jadi Raja Baru Produsen Kendaraan Listrik Dunia

Tesla salahkan pengemudi

Dalam upaya untuk membatalkan putusan tersebut, Tesla mengatakan bahwa McGee pantas disalahkan sepenuhnya.

Sebab, Model S miliknya tidak cacat dan putusan itu bertentangan dengan akal sehat.

Tesla mengatakan, produsen mobil tidak menjamin dunia terhadap kerugian yang disebabkan oleh pengemudi yang ceroboh.

Ganti rugi hukuman pun seharusnya nol karena perusahaan tersebut tidak menunjukkan pengabaian yang ceroboh terhadap nyawa manusia, menurut hukum Florida.

Baca juga: Sudah Tajir, Elon Musk Akan Diguyur Rp 15 Kuadriliun dari Tesla

Adam Boumel, pengacara untuk ahli waris Benavides dan Angulo, mengatakan kliennya senang dengan keputusan tersebut.

"Sejak hari pertama, Tesla menolak untuk bertanggung jawab," kata Boumel dalam sebuah email. 

"Autopilot mengalami kerusakan. Tesla memasangnya di jalanan AS sebelum siap dan sebelum aman," lanjutnya.

Tesla telah menghadapi banyak tuntutan hukum terkait kemampuan mengemudi otomatis kendaraannya, tetapi tuntutan tersebut telah diselesaikan atau dibatalkan tanpa melalui persidangan.

Tag:  #hakim #putuskan #tesla #harus #tanggung #jawab #atas #kecelakaan #terkait #autopilot

KOMENTAR