Selain Indonesia, 4 Negara Ini Juga Mau Kirim Pasukan ke Jalur Gaza
Menurut pengumuman Donald Trump, sejumlah negara anggota Board of Peace berkomitmen memberi 7 miliar dollar AS (sekitar Rp 118 triliun) untuk membangun kembali Gaza.(ANTARA)
15:12
20 Februari 2026

Selain Indonesia, 4 Negara Ini Juga Mau Kirim Pasukan ke Jalur Gaza

- Selain Indonesia, empat negara lain yakni Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania berkomitmen untuk mengirimkan pasukan ke Jalur Gaza.

Komitmen ini disampaikan dalam KTT Board of Peace atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Washington DC. 

Kelima negara tersebut akan bergabung dalam sebuah misi baru bernama Pasukan Stabilisasi Internasional atau International Stabilization Force (ISF).

Baca juga: Trump Berencana Bangun Pangkalan Militer Raksasa di Gaza, di Atas Terowongan Hamas

Komandan ISF Jenderal Jasper Jeffers menyambut baik langkah kelima negara ini dalam membantu memulihkan keamanan di Gaza.

"Dengan langkah-langkah pertama ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza," ujar Jeffers dalam pertemuan tersebut, Kamis (19/2/2026), sebagaimana dilansir AFP.

Di satu sisi, setiap negara memberikan kontribusi yang berbeda dalam misi ini. 

Maroko, melalui Menteri Luar Negeri Nasser Bourita menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan petugas kepolisian ke Gaza.

Baca juga: Eksperimen ISF di Gaza: Melampaui Bayang-bayang PBB yang Sekarat

Sementara itu, Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengungkapkan bahwa negaranya akan mengirimkan sejumlah pasukan, termasuk unit medis. 

Albania juga telah mengonfirmasi partisipasinya setelah kunjungan resmi perdana menterinya ke Israel baru-baru ini.

Di sisi lain, negara-negara tetangga seperti Mesir dan Yordania memilih peran pendukung. 

Kedua negara berkomitmen untuk membantu dalam hal pelatihan bagi petugas kepolisian Palestina.

Baca juga: Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan ISF, Janji Kirim 8.000 Tentara ke Gaza

Kontribusi Indonesia

Di sisi lain, Indonesia mengambil peran yang cukup signifikan. 

Jenderal Jeffers menyebutkan bahwa kontingen Indonesia telah menerima posisi sebagai wakil komandan dalam misi masa depan tersebut.

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap mengerahkan hingga 8.000 personel. 

Pemerintah Indonesia menekankan bahwa partisipasi ini bertujuan untuk memastikan ditegakkannya hukum internasional di tengah gempuran di Gaza yang telah menewaskan setidaknya 72.000 orang di Gaza.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa pengiriman pasukan ini bukan untuk tujuan perang. 

Mandat yang dibawa oleh personel TNI bersifat kemanusiaan, mulai dari perlindungan warga sipil, bantuan kesehatan, hingga rekonstruksi bangunan.

"Pasukan Indonesia tidak akan terlibat dalam operasi tempur atau tindakan apa pun yang mengarah pada konfrontasi langsung dengan kelompok bersenjata mana pun," ujar pernyataan Kemlu RI.

Baca juga: 9 Anggota Board of Peace Iuran Rp 118 T untuk Gaza, Indonesia Tak Ikut Menyumbang

Tag:  #selain #indonesia #negara #juga #kirim #pasukan #jalur #gaza

KOMENTAR