Tutup Pekan, Rupiah Berakhir Menguat ke Rp 16.888 Per Dollar AS
Ilustrasi kurs Rupiah terhadap Dollar AS.(Pexels/Photo By:Kaboompics.com)
17:08
20 Februari 2026

Tutup Pekan, Rupiah Berakhir Menguat ke Rp 16.888 Per Dollar AS

- Nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Mata uang Garuda bertengger di level Rp 16.888 per dollar AS, menguat 6 poin atau 0,04 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Bank Indonesia (BI) melalui Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di posisi Rp 16.885 per dollar AS pada hari yang sama.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dollar AS seiring berlanjutnya penguatan mata uang Negeri Paman Sam.

Baca juga: Rupiah Undervalued, Ekonom: Kalau Bukan Orang Tua yang Sekolahkan Anaknya ke Luar Negeri, Tak Perlu Pusing

Penguatan dollar didorong oleh rilis sejumlah data ekonomi AS yang lebih solid dari perkiraan, serta pernyataan sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed) yang kembali bernada hawkish.

“Rupiah berpotensi melemah terhadap dollar AS yang melanjutkan penguatan oleh data-data ekonomi yang lebih kuat dan pejabat-pejabat The Fed yang kembali memberikan pernyataan hawkish,” ujar Lukman kepada Kompas.com.

Di sisi lain, meningkatnya ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait tensi antara AS dan Iran, turut menekan mata uang negara berkembang yang tergolong berisiko, termasuk rupiah.

Dalam kondisi risk off seperti ini, pelaku pasar cenderung mengalihkan dana ke aset safe haven dan dollar AS.

“Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah - Iran juga menekan mata uang berisiko seperti rupiah,” paparnya.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada Jumat sore ini, indeks terkoreksi 2,314 poin atau turun 0,03 persen ke level 8.271,767.

Sepanjang sesi perdagangan, indeks sempat dibuka menguat di posisi 8.300,222 dan menyentuh posisi tertinggi harian di 8.328,421.

Namun tekanan jual membawa IHSG turun hingga ke level terendah 8.236,753, sebelum akhirnya ditutup ke zona merah.

Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 267 saham menguat, 381 saham melemah, dan 171 saham tidak berubah alias stagnan.

Aktivitas perdagangan cukup ramai dengan volume 45,823 miliar saham dan frekuensi transaksi 2.905.167 kali. Nilai transaksi atau turnover mencapai Rp 20,390 triliun.

Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI menyentuh Rp 14.970,409 triliun.

Baca juga: Rupiah Pagi Sempat Melemah Tembus Rp 16.913 Per Dollar AS

Tag:  #tutup #pekan #rupiah #berakhir #menguat #16888 #dollar

KOMENTAR