Dalang Pembunuh Bek Kolombia Andres Escobar Tewas Ditembak di Meksiko
- Presiden Kolombia Gustavo Petro mengumumkan kematian Santiago Gallon Henao, pengedar narkoba yang diduga terlibat pembunuhan pemain sepak bola Andres Escobar pada 1994.
Gallon dilaporkan tewas ditembak di Meksiko pada Kamis (5/2/2026) waktu setempat.
Ia sebelumnya diselidiki atas keterkaitan dalam kematian Escobar, bek tim nasional Kolombia yang tewas ditembak di Medellin beberapa hari setelah mencetak gol bunuh diri dalam pertandingan Piala Dunia 1994 melawan Amerika Serikat.
Baca juga: Kuda Nil Pablo Escobar Diakui Sebagai Subjek Hukum di AS, Punya Hak Mengajukan Tuntutan
Gol bunuh diri itu menyebabkan Kolombia tersingkir di fase grup. Kematian Escobar yang berusia 27 tahun mengejutkan dunia sepak bola dan menjadi simbol kelamnya era kekerasan di Kolombia, yang saat itu dikuasai jaringan narkoba.
Pada tahun yang sama, tingkat pembunuhan di Medellin tercatat 380 per 100.000 penduduk.
Menurut penyelidikan, Santiago Gallon dan saudaranya, Pedro Gallon, sempat berkonfrontasi dengan Escobar di kelab malam di Medellin pada 2 Juli 1994, sekitar 10 hari setelah insiden gol bunuh diri itu.
Sopir mereka, Humberto Munoz Castro, kemudian mengaku menembak Escobar beberapa kali di area parkir kelab malam.
Andreas Escobar (kiri) saat mencetak gol bunuh diri ketika menghadapi Amerika Serikat pada Piala Dunia 1994 di Stadion Rose Bowl, Los Angeles, 22 Juni 1994.Berdasarkan kesaksian saksi mata, Munoz berteriak "gol!" setiap kali menembakkan peluru. Ia kemudian dijatuhi hukuman penjara atas pembunuhan tersebut.
Diduga, Gallon bersaudara mengalami kerugian besar setelah kalah taruhan atas penampilan Kolombia di Piala Dunia.
Petro dalam unggahan di media sosial X menyebut Gallon bertanggung jawab atas kematian Andres Escobar.
"Pembunuhan pemain sepak bola itu menghancurkan citra internasional negara ini," tulis Petro, dikutip dari kantor berita AFP.
Menurut sumber di kantor kejaksaan Toluca, Meksiko, Gallon tewas ditembak di restoran Kota Huixquilucan, Meksiko.
Gallon dan saudaranya sempat ditahan selama 15 bulan karena tuduhan menghalangi penyidikan, tetapi tidak pernah diadili.
Pada 2015, Departemen Keuangan AS memasukkan nama mereka dalam daftar hitam karena aktivitas perdagangan narkoba.
Keduanya diduga bagian dari kelompok kriminal La Oficina de Envigado, yang dikenal sebagai penerus jaringan Kartel Medellin milik Pablo Escobar.
Baca juga: Profil dan Kiprah Otoniel, Bos Narkoba Paling Dicari Setelah Pablo Escobar
Tag: #dalang #pembunuh #kolombia #andres #escobar #tewas #ditembak #meksiko