Sergey Brin Galang Dana Politik Miliarder untuk Krisis Perumahan California di Tengah Ancaman Pajak Kekayaan
- Langkah politik terbaru Sergey Brin menandai babak baru keterlibatan elite teknologi global dalam kebijakan publik Amerika Serikat. Salah satu pendiri Google itu menyumbangkan dana besar untuk menggalang kekuatan politik para miliarder California, dengan isu krisis perumahan sebagai pintu masuk strategis di tengah menguatnya wacana pajak kekayaan bagi orang superkaya.
Brin, yang termasuk jajaran orang terkaya di dunia, menyumbangkan USD 20 juta atau sekitar Rp 334,6 miliar dengan kurs Rp 16.730 per dolar AS untuk sebuah gerakan politik baru di California. Sumbangan tersebut menjadi kontribusi terbesar dan paling terbuka yang pernah dia lakukan dalam ranah politik, sekaligus menjadi fondasi awal dari penggalangan dana senilai total USD 35 juta oleh kelompok miliarder.
Dilansir dari The New York Times, Kamis (29/1/2026), kontribusi Brin itu muncul hanya beberapa pekan setelah dia mengambil langkah administratif untuk meninggalkan California, di tengah kekhawatiran akan kemungkinan diberlakukannya pajak kekayaan bagi miliarder. Data pengungkapan yang diperoleh media tersebut menunjukkan bahwa para miliarder California bersiap mengeluarkan dana besar untuk memengaruhi arah kebijakan melalui inisiatif pemungutan suara.
Dana tersebut dihimpun melalui koalisi bernama Building a Better California. Untuk tahap awal, dana tidak secara langsung diarahkan guna melawan usulan pajak kekayaan miliarder, melainkan mendukung dua inisiatif kebijakan yang bertujuan meningkatkan keterjangkauan perumahan di California, negara bagian dengan harga rumah median yang telah melampaui USD 850.000, atau sekitar Rp 14,2 miliar.
Namun demikian, skala dan timing penggalangan dana ini dibaca sebagai sinyal politik yang jelas. Upaya tersebut dinilai dapat menjadi "tembakan peringatan" bahwa setiap proposal pajak kekayaan yang benar-benar masuk ke surat suara berpotensi menghadapi gelombang besar pendanaan oposisi dari kalangan ultra-kaya.
Isu pajak kekayaan sendiri berakar dari rancangan 2026 Billionaire Tax Act yang digagas serikat pekerja sektor kesehatan. Jika lolos dan disetujui pemilih, kebijakan ini akan mengenakan pajak satu kali sebesar 5 persen atas aset para miliarder, dengan mayoritas pendapatan dialokasikan untuk pembiayaan layanan kesehatan di California.
Pihak Building a Better California menegaskan bahwa motivasi mereka tidak semata bersifat defensif. "Kami mendukung kebijakan yang berpandangan ke depan untuk membuat negara bagian ini lebih layak huni dan terjangkau—sekaligus melindungi inovasi dan kewirausahaan, yang menopang ekonomi kuat serta lapangan kerja dengan upah layak," ujar juru bicara kelompok tersebut, Abby Lunardini, dalam pernyataan resminya.
Menurut para penggagas inisiatif tersebut, ancaman pajak kekayaan justru mendorong para donor kaya untuk mencari solusi konkret bagi kelas menengah, khususnya terkait biaya perumahan yang kian tidak terjangkau. Dalam kerangka ini, isu perumahan diposisikan sebagai agenda publik yang menjembatani kepentingan sosial dan kepentingan ekonomi.
Pembentukan koalisi ini juga mencerminkan strategi yang lebih luas di kalangan orang-orang terkaya California. Sejak wacana pajak miliarder mengemuka, berbagai pendekatan dieksplorasi, mulai dari restrukturisasi aset hingga konsolidasi pengaruh politik melalui pendanaan kampanye kebijakan.
Dengan keterlibatan figur seperti Sergey Brin, dinamika politik California kini menjadi sorotan global. Pertarungan antara upaya redistribusi kekayaan dan perlawanan terorganisasi dari para miliarder tidak hanya akan menentukan arah kebijakan negara bagian itu, tetapi juga berpotensi menjadi preseden bagi perdebatan serupa di pusat-pusat ekonomi dunia lainnya.
Tag: #sergey #brin #galang #dana #politik #miliarder #untuk #krisis #perumahan #california #tengah #ancaman #pajak #kekayaan