Emmanuel Macron Kritik Keras Arah Dunia: Hukum Internasional Dikesampingkan, Berjalan Tanpa Aturan
Presiden Perancis Emmanuel Macron melontarkan kritik tajam terhadap arah tatanan global. (istimewa)
18:03
22 Januari 2026

Emmanuel Macron Kritik Keras Arah Dunia: Hukum Internasional Dikesampingkan, Berjalan Tanpa Aturan

- Presiden Perancis Emmanuel Macron melontarkan kritik tajam terhadap arah tatanan global yang dinilainya semakin menjauh dari prinsip-prinsip hukum internasional. Dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) di Davos, beberapa waktu lalu, Macron menyampaikan kekhawatiran atas dunia yang menurutnya mulai bergerak menuju 'tatanan tanpa aturan'.

Macron mengatakan, telah terjadi pergeseran serius, dimana hukum internasional semakin sering diabaikan dan yang tampak berkuasa hanyalah hukum pihak terkuat. Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena disampaikan menjelang kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Davos, yang dijadwalkan berbicara keesokan harinya.

Mengutip The National, tanpa menyebut nama secara langsung, pidato Macron dipahami sebagai sindiran terbuka terhadap kebijakan Trump. Salah satunya ketika Macron menyinggung kembali munculnya ambisi-ambisi imperial, merujuk pada rencana Amerika Serikat untuk mengambil alih Greenland dari Denmark.

Menurut Macron, berbagai konflik global menjadi bukti semakin rapuhnya tatanan dunia yang selama ini dibangun.

Ia juga mencontohkan perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung selama empat tahun, serta konflik berkepanjangan di Timur Tengah, sebagai tanda bahwa aturan global yang dulu dijunjung tinggi kini mulai tergerus.

Macron juga menyinggung krisis yang tengah dihadapi perekonomian dunia. Ia menyebut ketidakseimbangan global, seperti konsumsi berlebihan di Amerika Serikat, rendahnya konsumsi di Tiongkok, serta kinerja ekonomi Eropa yang masih tertinggal, sebagai bagian dari tantangan besar yang harus dihadapi bersama.

Di tengah pidato tersebut, Macron tampil mengenakan kacamata hitam untuk melindungi matanya dari cahaya lampu panggung, akibat pembuluh darah yang pecah di matanya.

Meski demikian, ia tetap menegaskan posisinya dengan mempromosikan Eropa sebagai kawasan yang masih menjunjung tinggi kepastian hukum dan keteraturan.

Ia menyebut Eropa sebagai tempat yang baik, bukan hanya untuk saat ini tetapi juga untuk masa depan. Macron menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Eropa agar mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam sesi tanya jawab bersama Ketua Bersama WEF Larry Fink, Macron turut menanggapi kebijakan tarif tambahan yang diterapkan Amerika Serikat terhadap negara-negara yang dianggap sebagai lawannya. Ia menyebut langkah tersebut sebagai tindakan yang 'gila'.

Macron mengajak semua pihak untuk tetap tenang di tengah situasi global yang penuh peluang sekaligus tantangan. Ia menekankan pentingnya sikap rasional dan kerja sama, alih-alih memperuncing konflik.

Larry Fink, yang juga merupakan pimpinan BlackRock, memuji Macron atas sikap kemanusiaan dan kepemimpinannya. Sementara itu, usai forum berlangsung, Macron menyatakan tidak memiliki rencana untuk berbicara dengan Donald Trump di Davos.

Sebelumnya, Macron juga menuduh Washington melanggar hukum internasional dan mulai menjauh dari mitra-mitranya, menyusul tindakan Amerika Serikat yang menangkap dan memindahkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, serta ancaman untuk mengambil alih Greenland.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #emmanuel #macron #kritik #keras #arah #dunia #hukum #internasional #dikesampingkan #berjalan #tanpa #aturan

KOMENTAR