Kembangkan Skema Kredit Pengembang Perumahan Dukung Debitur KPR Informal
Ilustrasi rumah sederhana yang banyak diminati konsumen. (Istimewa)
21:09
31 Januari 2026

Kembangkan Skema Kredit Pengembang Perumahan Dukung Debitur KPR Informal

Skema pembiayaan untuk mendukung pembanguna perusahaan semakin luas. Terbaru, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyiapkan Kredit Pengembang Perumahan (KPP), selain skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Skema KPP ditujukan untuk mendorong pengembang, khususnya developer kecil dan startup developer di daerah, agar lebih siap dalam menyiapkan lahan dan proyek perumahan.

Hingga kini, BTN telah bekerja sama dengan lebih dari 10.000 mitra developer di seluruh Indonesia untuk dapat mengejar target 210 ribu unit rumah subsidi, termasuk penyediaan rumah sektor informal.

“Lebih dari 10 ribu mitra kita di seluruh Indonesia, kita siapin untuk mereka mulai dari mempersiapkan lahan, mempersiapkan proyek, supaya target 210 ribu berjalan. Karena kami melihat segmen pekerja informal sebagai potensi pasar baru bagi rumah subsidi," kata Direktur Consumer and Commercial Landing BTN Hirwandi Gafar di sela-sela BTN Expo di Jakarta, Sabtu (31/12/2026).



Skema KPP diharapkan semakin mempermudah debitur BTN dalam mengakses KPR subsidi bagi kelompok informal yang sebelumnya relatif sulit menjangkau pembiayaan perumahan. “Dengan KPP, demand ini justru untuk para pekerja informal kita dorong untuk bisa mereka affordable juga mendapatkan KPR subsidi. Dan juga untuk mendukung usaha mereka juga,” tuturnya.

BTN memproyeksikan pertumbuhan pembiayaan rumah subsidi di 2026 bisa di atas 10%, dengan target penyaluran sekitar 210.000 unit, mencakup 140.000 unit konvensional dan 73.000 unit syariah.

Selain itu, BTN juga mempermudah proses KPR menjadi 3 hari dan memperluas akses bagi pekerja informal, memperkuat perannya dalam sektor pembiayaan hunian.

Pada rangkaian penutupan BTN Expo 2026, tercipta Awarding BTN Housingpreneur 2025 berupa Lahirnya Inovator Muda Ekosistem Perumahan.

"Ajang ini menegaskan komitmen BTN sebagai penggerak ekosistem perumahan nasional melalui inovasi, penguatan UMKM, pengembangan talenta, serta dukungan terhadap penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan," kata Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu.

BTN Expo 2026 menjadi momen penutup rangkaian BTN Housingpreneur dan bukan sekadar pameran properti. Lebih dari itu, BTN Expo menjadi platform ekosistem yang menyatukan akses peluang usaha, pengembangan karier, hingga solusi finansial bagi masyarakat.

Hasil BTN Housingpreneur 2025 dinilai sangat menggembirakan. Program ini mencatat 1.170 submission dan melahirkan 58 inovator baru yang kreatif, visioner, dan solutif. Mayoritas peserta merupakan startup anak muda dengan ide-ide segar, terutama terkait pemanfaatan teknologi di sektor perumahan.

 

Editor: Mohamad Nur Asikin

Tag:  #kembangkan #skema #kredit #pengembang #perumahan #dukung #debitur #informal

KOMENTAR