Dulu Rp 27 T, Berapa Harga Greenland Sekarang kalau Dibeli Trump?
- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyuarakan keinginannya untuk menguasai Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah kekuasaan Denmark.
Meski rencana ini telah berulang kali ditolak oleh Denmark maupun Uni Eropa, Washington belum menunjukkan tanda-tanda mundur.
Dalam pertemuan tertutup dengan anggota parlemen AS pada Senin (5/1/2026), Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengungkapkan bahwa Trump lebih memilih membeli Greenland daripada melakukan invasi militer.
Pernyataan ini disampaikannya dalam forum yang dihadiri anggota komisi angkatan bersenjata dan kebijakan luar negeri AS.
Berapa harga Greenland?
Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance saat mengunjungi pangkalan militer AS di Pituffik, Greenland, 28 Maret 2025.Hingga saat ini, belum ada kerangka kerja yang disepakati secara global untuk menentukan nilai suatu wilayah.
"Tidak ada pasar untuk membeli dan menjual negara," ujar Kepala Ekonom ABN AMRO Belanda, Nick Kounis, dikutip dari Reuters, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, menilai harga Greenland berdasarkan tolok ukur historis juga bukan hal yang mudah dilakukan.
Pada 1946, Amerika sempat menawarkan 100 juta dollar AS untuk membeli Greenland dari Denmark. Namun, tawaran itu ditolak.
Jika disesuaikan dengan inflasi saat ini, nilainya diperkirakan setara dengan 1,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 27 triliun.
Namun, angka tersebut dinilai sudah tidak relevan karena perubahan signifikan dalam perekonomian AS dan Denmark selama delapan dekade terakhir.
Beberapa contoh akuisisi wilayah oleh AS, seperti pembelian Louisiana dari Perancis seharga 15 juta dollar AS pada 1803, atau pembelian Alaska dari Rusia senilai 7,2 juta dollar AS pada 1867, tidak dapat dibandingkan dengan kasus Greenland.
Pasalnya, baik Perancis maupun Rusia saat itu secara sukarela melepas wilayah tersebut, berbeda dengan Denmark yang bersikukuh mempertahankannya.
Jika Greenland dianggap perusahaan...
Ilustrasi pemandangan Greenland. Bank sentral Denmark mencatat, Produk Domestik Bruto (PDB) Greenland pada 2023 hanya 3,6 miliar dollar AS, sebagian besar berasal dari sektor perikanan.
Sebagai perbandingan, angka tersebut hanya sepersepuluh dari PDB Islandia, negara kecil lain di kawasan Arktik.
Meski Trump membantah AS membidik sumber daya mineral dan energi Greenland, laporan Reuters pada Oktober 2025 menyebutkan adanya pembahasan untuk mengambil saham di Critical Metals Corp, perusahaan yang merancang proyek logam tanah jarang terbesar di Greenland.
Cadangan sumber daya mineral dan energi di pulau tersebut diperkirakan mencapai ratusan miliar dollar AS atau lebih.
Hasil survei geologi 2023 menemukan bahwa Greenland memiliki 25 dari 34 jenis mineral yang dinilai penting oleh Komisi Eropa.
Bulir-bulir yang mengandung logam tanah jarang setelah proses pemilahan biologis di Bureau de Recherches Geologiques et Minieres (BRGM) (Kantor Riset Geologi dan Pertambangan) di Orleans, Perancis tengah, 22 Juni 2021.Namun, upaya penambangan di wilayah ini menghadapi sejumlah tantangan besar.
Pertambangan minyak dan gas saat ini dilarang di Greenland atas dasar pertimbangan lingkungan.
Selain itu, pengembangan sektor pertambangan kerap terhambat oleh birokrasi yang kompleks dan penolakan dari komunitas masyarakat lokal.
Perlu dicatat bahwa kesepakatan dalam sektor pertambangan dan energi tidak mencakup aspek pengalihan kedaulatan nasional.
Direktur Riset Politik Arktik dan Kelautan di Institut Fridtjof Nansen, Norwegia, Andreas Osthagen, menegaskan bahwa klaim masyarakat Inuit Greenland memperumit rencana penguasaan wilayah tersebut.
"Karena Anda menambahkan gagasan tak berwujud tentang budaya dan sejarah masyarakat adat, maka Anda tidak bisa, tidak ada cara untuk memberi harga padanya," ujar Osthagen.
"Itulah mengapa gagasan itu tidak masuk akal," lanjutnya.
Opsi militer masih terbuka
Meskipun pembelian menjadi opsi yang diutamakan, pemerintahan Trump belum sepenuhnya menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer.
Pemerintah "Negeri Paman Sam" menyatakan, semua opsi masih terbuka dalam rencana strategisnya di kawasan Arktik.
Pertemuan antara Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dengan para pemimpin Denmark yang dijadwalkan berlangsung pekan ini diperkirakan akan memberikan gambaran lebih lanjut mengenai arah kebijakan AS terhadap Greenland.
Sumber: Kompas.com (Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh | Editor: Ahmad Naufal Dzulfaroh)
Tag: #dulu #berapa #harga #greenland #sekarang #kalau #dibeli #trump