Pasca Penangkapan Maduro, AS Ambil Alih Kendali Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Setelah menculik Nicolas Maduro dan istrinya, Amerika Serikat mulai mendikte pergerakan Venezuela (AP-Yonhap)
15:21
8 Januari 2026

Pasca Penangkapan Maduro, AS Ambil Alih Kendali Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela

- Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Rabu (7/1) mengatakan, bahwa mereka bermaksud untuk mendikte keputusan para pemimpin sementara Venezuela. 

Tidak hanya itu, Amerika Serikat juga akan mengendalikan penjualan minyak Venezuela tanpa batas waktu yang ditentukan setelah negara adidaya tersebut menggulingkan Nicolas Maduro.

Gedung Putih mengatakan, pihaknya juga telah menyita sebuah kapal tanker minyak yang terkait dengan Rusia setelah mengejarnya dari Venezuela.

Meningkatkan penegasan Trump tentang dominasi Amerika Serikat atas wilayah sekitarnya, menyusul penangkapan Maduro pada hari Sabtu (3/1).

Trump mengatakan, Amerika Serikat akan 'mengelola' Venezuela, tetapi AS tidak mengerahkan pasukan darat, seperti yang diberitakan Korea Times.

Amerika Serikat tampaknya mengandalkan blokade angkatan laut dan ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut, untuk memastikan kerja sama dengan presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez.

"Jelas sekali kami memiliki pengaruh maksimal atas otoritas sementara di Venezuela saat ini," jelas Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah konferensi pers, menyusul operasi Amerika Serikat yang menangkap Maduro.

"Kami terus berkoordinasi erat dengan otoritas sementara, dan keputusan mereka akan terus ditentukan oleh Amerika Serikat."

Pasukan khusus Amerika Serikat menculik Presiden Maduro dan istrinya dari Caracas pada hari Sabtu dalam operasi kilat, dan membawa mereka ke New York untuk menghadapi persidangan atas tuduhan narkoba.

Presiden sementara Rodriguez, yang diketahui telah lama menjadi anggota lingkaran dalam Maduro sebagai wakil presiden dan menteri energi telah berjanji untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat di tengah kekhawatiran bahwa Trump dapat mengejar perubahan rezim yang lebih luas.

Rodriguez menegaskan pada Selasa (6/1) bahwa negara Amerika Selatan dengan cadangan minyak terbesar itu tidak diperintah oleh agen asing.

Di sisi lain, Washington memberi sinyal akan terus mendukung Rodriguez dan mengesampingkan tokoh oposisi seperti Maria Corina Machado, meski detail rencananya masih minim.

Menanggapi kritik dari Capitol Hill terkait skenario pasca-Maduro, Menlu Marco Rubio memastikan pada Rabu bahwa setiap langkah AS telah direncanakan dengan matang.

Editor: Candra Mega Sari

Tag:  #pasca #penangkapan #maduro #ambil #alih #kendali #keputusan #penjualan #minyak #venezuela

KOMENTAR