Rute Kereta Cepat China Melebihi Keliling Bumi, Shinkansen Pun Keok
Kereta cepat China.(Shutterstock)
09:12
29 Desember 2025

Rute Kereta Cepat China Melebihi Keliling Bumi, Shinkansen Pun Keok

- Jaringan kereta api berkecepatan tinggi di China kini mencatatkan tonggak sejarah baru, dengan total jarak operasi yang melampaui 50.000 kilometer.

Capaian ini diumumkan setelah diresmikannya jalur kereta cepat Xi’an–Yan’an pada Jumat (26/12/2025), sebagaimana dilaporkan media Pemerintah China.

Dengan pencapaian tersebut, China mengukuhkan diri sebagai negara dengan jaringan kereta cepat terbesar di dunia, sekitar seperlima lebih panjang dibandingkan keliling bumi.

Jalur baru ini menghubungkan Xi’an, kota bersejarah yang menjadi rumah bagi Tentara Terakota, dengan Yan’an di bagian utara Provinsi Shaanxi.

"Perjalanan dimulai di Xi’an dan berakhir di Yan’an," lapor China Central Television (CCTV) dikutip dari kantor berita AFP, seraya menekankan bahwa kedua kota berada di provinsi yang sama.

Jalur Xi’an–Yan’an memiliki panjang 299 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu 68 menit dengan kereta tercepat, jauh lebih singkat dibanding moda transportasi sebelumnya.

Kecepatan tembus 350 kilometer per jam, salip Shinkansen

Kereta cepat C9309 yang dioperasikan di jalur ini mampu melaju hingga 350 kilometer per jam.

Kecepatan tersebut bahkan melampaui kereta cepat Shinkansen milik Jepang, yang umumnya beroperasi dengan kecepatan maksimum 320 km/jam.

Pengoperasian ini menunjukkan kemajuan pesat teknologi transportasi China, baik dari sisi kecepatan, jangkauan, maupun jumlah penumpang.

Sebuah kereta api cepat China memasuki stasiun Provinsi Hebei.ED Jones / AFP Sebuah kereta api cepat China memasuki stasiun Provinsi Hebei.Namun, di balik pesatnya pembangunan infrastruktur ini, terdapat pula dampak sosial yang tak dapat dihindari.

Sejumlah rumah warga harus dibongkar untuk pembangunan jalur. Saat konstruksi dimulai pada 2020, otoritas setempat menyebut warga terdampak akan menerima kompensasi sebesar 5.000 yuan atau sekitar Rp 12 juta per rumah tangga untuk keperluan relokasi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menangani dampak sosial dari proyek-proyek infrastruktur besar, meski isu relokasi kerap menjadi sorotan.

Menurut pernyataan resmi dari China Railway, perusahaan milik negara, jaringan kereta cepat nasional tumbuh sekitar 32 persen dibandingkan pada 2020.

Pertumbuhan ini mencerminkan konsistensi investasi besar-besaran pemerintah dalam sektor transportasi rel.

Dampak global melalui Belt and Road Initiative

Di luar negeri, Pemerintah China juga aktif membiayai proyek-proyek rel melalui inisiatif Belt and Road (BRI) yang bertujuan memperkuat konektivitas infrastruktur antarnegara.

Namun, sejumlah proyek BRI dilaporkan mengalami kendala. Beberapa proyek tertunda, sedangkan yang lainnya menuai kontroversi terkait pembiayaan, dampak sosial, maupun implikasi politik di negara-negara mitra.

Meski demikian, pembangunan infrastruktur kereta cepat terus menjadi simbol ambisi global China dalam memperluas pengaruh melalui jalur transportasi modern.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Inas Rifqia Lainufar | Editor: Inas Rifqia Lainufar)

Tag:  #rute #kereta #cepat #china #melebihi #keliling #bumi #shinkansen #keok

KOMENTAR