Terkubur 400 Tahun di Bawah Air, Bangkai Kapal dari Abad ke-17 Muncul Kembali
- Sebuah bangkai kapal Angkatan Laut Swedia abad ke-17 yang terkubur di bawah air di pusat kota Stockholm selama 400 tahun, tiba-tiba muncul kembali.
Munculnya kerangka kapal kuno ini disebabkan oleh merosotnya permukaan air Laut Baltik hingga ke titik yang sangat rendah.
Sejak awal Februari, papan-papan kayu dari lambung kapal yang terawat baik itu telah mencuat di atas permukaan air di lepas pantai pulau Kastellholmen.
Penampakan ini pun memberikan gambaran jelas mengenai struktur kerangka kapal yang masih kokoh meski telah berabad-abad terendam.
"Di sini kita memiliki bangkai kapal, yang sengaja ditenggelamkan oleh Angkatan Laut Swedia," kata seorang arkeolog kelautan di Vrak, Museum Bangkai Kapal di Stockholm, Jim Hansson, dikutip dari AFP, Selasa (17/2/2026).
Baca juga: Peneliti Ungkap Penyebab Kapal Kayu Terbesar di Dunia Berada di Bawah Laut
Sengaja ditenggelamkan pada 1640
Berdasarkan analisis para ahli, kapal tersebut diyakini sengaja ditenggelamkan sekitar tahun 1640 setelah menyelesaikan masa tugasnya di angkatan laut.
Penenggelaman ini bertujuan untuk dijadikan sebagai fondasi jembatan baru menuju Pulau Kastellholmen.
Kendati demikian, para arkeolog sejauh ini belum bisa memastikan jenis kapal tersebut secara spesifik.
Baca juga: USS Gerald R Ford, Kapal Induk AS Paling Canggih yang Menuju Timur Tengah
Sebab, terdapat lima bangkai kapal serupa yang ditenggelamkan di area yang sama untuk membentuk struktur jembatan.
Seluruh kapal itu diperkirakan berasal dari akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17.
"Ini adalah solusinya, alih-alih menggunakan kayu baru, Anda dapat menggunakan lambung kapal itu sendiri, yang terbuat dari kayu ek untuk membangun jembatan tersebut," jelas dia.
"Di sini, di Laut Baltik, kami tidak memiliki cacing kayu yang memakan kayu, jadi, seperti yang Anda lihat, kapal ini bertahan selama 400 tahun," lanjutnya.
Baca juga: Bayar DP Rp 46 T, Australia Bangun Pusat Produksi Kapal Selam Nuklir
Permukaan Laut Baltik terendah dalam 1 abad
Sebagian kecil dari kapal ini sebenarnya sempat terlihat pada tahun 2013, namun tidak pernah tampak sejelas saat ini.
Penurunan permukaan air Laut Baltik kali ini disebut-sebut sebagai yang terendah dalam kurun waktu sekitar 100 tahun terakhir.
"Telah terjadi periode tekanan tinggi yang sangat panjang di sekitar wilayah negara-negara Nordik," terang Hansson mengenai penyebab surutnya air laut.
Kondisi cuaca tersebut mendorong massa air dari Laut Baltik menuju Laut Utara dan Samudra Atlantik.
Saat ini, sebuah program penelitian bertajuk "The Lost Navy" tengah dilakukan.
Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menentukan usia pasti dari sejumlah besar bangkai kapal angkatan laut Swedia yang bersemayam di dasar Laut Baltik.
Tag: #terkubur #tahun #bawah #bangkai #kapal #dari #abad #muncul #kembali