Berbagai Jenis Obat yang Kerap Diresepkan Psikiater Bagi Pasien yang Mengalami Gangguan Mental
Ilustrasi obat antibiotik. (Antara/Pexels/Artem Podrez)
12:06
1 Mei 2024

Berbagai Jenis Obat yang Kerap Diresepkan Psikiater Bagi Pasien yang Mengalami Gangguan Mental

- Psikiater adalah dokter spesialis yang memiliki pengetahuan mendalam tentang kesehatan mental dan gangguan psikologis. Salah satu peran utama mereka adalah meresepkan obat-obatan yang dapat membantu mengelola dan mengatasi berbagai kondisi kesehatan mental.    Berbagai obat yang diresepkan oleh psikiater memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi serta kebutuhan individu. Nah, berikut obat-obatan yang kerap diresepkan psikiater untuk menangani masalah mental.   Dikutip dari laman halodoc.com psikiater dapat meresepkan berbagai jenis obat, tergantung pada kondisi kesehatan mental yang dihadapi oleh pasien.  

  Berikut beberapa jenis obat yang kerap diresepkan oleh psikiater untuk pasiennya :   1. Antidepresan   Antidepresan digunakan untuk mengobati depresi, kecemasan, gangguan obsesif-kompulsif (OCD), serta beberapa gangguan makan seperti bulimia nervosa.   Obat ini bekerja dengan meningkatkan kadar neurotransmitter tertentu di otak, terutama serotonin dan norepinefrin.   

  Kenaikan kadar neurotransmitter ini dapat membantu mengatur suasana hati dan emosi seseorang.    2. Antipsikotik   Antipsikotik digunakan untuk mengobati gangguan seperti skizofrenia, gangguan bipolar, dan gangguan psikotik lainnya.   Cara kerjanya dengan memengaruhi aktivitas neurotransmitter, seperti dopamin, di otak. Alhasil, obat ini dapat mengurangi gejala psikotik seperti halusinasi atau delusi.  

  3. Ansiolitik   Ansiolitik atau obat penenang digunakan untuk mengobati kecemasan dan gangguan kecemasan lainnya.   Cara kerjanya dengan memengaruhi neurotransmitter GABA di otak, yang memiliki efek menenangkan. Dengan begitu kecemasan dan ketegangan bisa berkurang.   4. Mood Stabilizer   Mood stabilizer digunakan untuk mengobati gangguan bipolar dan mencegah terjadinya episode mania atau depresi.  

  Mood stabilizer seperti lithium bekerja dengan cara yang belum sepenuhnya dipahami, tetapi diyakini dapat memengaruhi reseptor neurotransmitter dan aktivitas ion di otak.   Kandungannya membantu menjaga mood agar tetap stabil dan mencegah episode mania atau depresi.   5. Stimulan   Stimulan digunakan untuk mengobati gangguan hiperaktivitas dan perhatian (ADHD) pada anak-anak dan orang dewasa. Obat ini bekerja dengan meningkatkan kadar neurotransmitter tertentu, terutama dopamine dan norepinefrin, di otak.  

  Alhasil, obat ini membantu meningkatkan fokus, perhatian, dan kontrol impuls pada individu dengan ADHD.   Hal yang Perlu Diperhatikan saat Konsumsi Obat Resep Psikiater   Meskipun obat-obatan yang diresepkan oleh psikiater dapat membantu mengatasi gangguan kesehatan mental, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsinya :   • Penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang diberikan oleh psikiater. Jangan mengubah dosis atau menghentikan penggunaan obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.  

  • Beberapa obat psikiatrik dapat menyebabkan efek samping seperti kantuk, peningkatan berat badan, atau masalah seksual. Jika mengalami efek samping yang mengganggu, segera konsultasikan dengan psikiater.   • Beberapa obat psikiatrik dapat berinteraksi dengan obat lain atau dengan makanan tertentu. Pastikan untuk memberitahu psikiater tentang semua obat dan suplemen yang sedang kita konsumsi.   • Penting untuk rutin berkonsultasi dengan psikiateruntuk memantau efektivitas pengobatan dan memastikan tidak ada masalah yang muncul selama pengobatan.  

  • Setiap orang merespons obat-obatan psikiatrik dengan cara yang berbeda. Diperlukan kesabaran dan kerja sama antara pasien dan psikiater untuk menemukan pengobatan yang tepat.   Dengan memerhatikan hal-hal di atas, pasien dapat mengoptimalkan manfaat dari beberapa obat-obatan yang telah diresepkan oleh dokter psikiater dalam mengelola kondisi kesehatan mental.

Editor: Nicolaus Ade

Tag:  #berbagai #jenis #obat #yang #kerap #diresepkan #psikiater #bagi #pasien #yang #mengalami #gangguan #mental

KOMENTAR