IHSG Hari Ini Masih Rawan Koreksi, Diproyeksi Masih di Bawah Level Psikologis 8.000
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan masih rawan koreksi pada perdagangan Selasa (3/2/2026), setelah indeks ditutup anjlok 4,88 persen ke level 7.922.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG saat ini masih berada dalam fase pembentukan wave (b) dari wave [x], sehingga potensi volatilitas jangka pendek tetap tinggi. Area koreksi lanjutan yang perlu dicermati berada pada rentang 7.835-7.680. Sementara area penguatan di 8.128-8.527.
“Cermati area koreksi 7.835-7.680 sebagai area koreksi untuk membentuk wave (b) dari wave [x], kemudian untuk area penguatan berada di 8.128-8.527,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.
Adapun area support IHSG diperkirakan di 7.654 dan 7.481. Sedangkan resistance 8.094 da 8.318.
Baca juga: IHSG Masih Merah, Purbaya: Pasar Mungkin Masih Menunggu Ketua OJK...
Senada, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 7.790-8.270.
Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia? Berikut rekomendasi dari dua sekuritas.
Baca juga: IHSG Anjlok, Bos OJK: Tolong Jangan Panik! Tetap Tenang...
MNC Sekuritas:
Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) ditutup pada harga Rp 8.075 dan direkomendasikan speculative buy.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ditutup di level Rp 5.925 dengan rekomendasi buy on weakness.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) ditutup pada harga Rp 3.610 dan juga mengantongi rekomendasi buy on weakness.
Saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) ditutup di level Rp 830 dengan rekomendasi sell on strength.
Baca juga: Isu Perombakan Direksi Himbara Menguat, Pemerintah Beri Sinyal Berbeda
Pilarmas Investindo Sekuritas:
Saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) diperdagangkan pada harga terakhir Rp 2.580. Level support di kisaran 2.500, sementara resistance terdekat di 2.660. Target harga jangka pendek diperkirakan berada di Rp 2.650, selama saham mampu bertahan di atas area support.
Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) ditutup pada harga Rp 7.025. Saham ini memiliki support 6.850 dan resistance 7.250. Target pergerakan berikutnya berada di Rp 7.225.
Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) diperdagangkan pada harga terakhir Rp 8.375. Area support 8.000, sedangkan resistance 8.700. Target harga jangka pendek untuk saham ini diproyeksikan di Rp 8.650.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Tag: #ihsg #hari #masih #rawan #koreksi #diproyeksi #masih #bawah #level #psikologis #8000