PPATK Analisis Perputaran Dana hingga Rp 2 Triliun Sepanjang 2025
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan, perputaran uang sepanjang 2025 senilai Rp 2,085 triliun.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana, dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi III DPR RI dengan agenda evaluasi kinerja PPATK tahun 2025 serta rencana kerja tahun 2026.
“PPATK telah menyampaikan 994 hasil analisis, 17 hasil pemeriksaan, serta 529 informasi kepada penyidik dan kementerian terkait dengan total perputaran dana yang dianalisis mencapai Rp 2,085 triliun,” kata Ivan di DPR RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Baca juga: PPATK Terima 43 Juta Laporan Sepanjang 2025
Ivan melaporkan, hasil analisis dan pemeriksaan tersebut meningkat 42 persen dari 2024 sebesar Rp 1,459 triliun.
Ia juga menekankan bahwa hasil analisis dan pemeriksaan PPATK tidak hanya berperan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme, serta proliferasi senjata pemusnah massal, tetapi juga berkontribusi terhadap penerimaan negara dari sektor perpajakan.
Dalam kesempatan serupa, Ivan mengungkapkan bahwa PPATK menerima 43 juta laporan dari pihak pelapor.
Angka ini meningkat 22,5 persen dibanding 2024 yang berjumlah 35,6 juta laporan.
“Jadi saat ini PPATK menerima 21.861 laporan per jam di hari kerja. Itu meningkat dibandingkan dengan tahun 2024 yang hanya sebesar 17.825 laporan per jam. Sekarang menjadi 21.861 laporan,” jelas dia.
Baca juga: Satgas PKH Verifikasi Laporan PPATK soal Perputaran Uang Tambang Emas Ilegal Rp 992 Triliun
Ivan menjelaskan, PPATK memiliki pagu anggaran sebesar Rp 400 miliar.
Dari jumlah tersebut, Rp 19,8 miliar diblokir untuk efisiensi sehingga pagu anggaran yang tersedia menjadi Rp 380,2 miliar.
Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung delapan program prioritas nasional dengan realisasi sebesar Rp 376,8 miliar atau 99,1 persen dari pagu yang tersedia.
Selain itu, capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) PPATK secara agregat tercatat mencapai 109 persen.
Tag: #ppatk #analisis #perputaran #dana #hingga #triliun #sepanjang #2025