Jargas Batam Jadi Proyek Awal Mandat Danantara ke PGN
Ilustrasi jaringan gas (jargas) rumah tangga. (DOK. PGN)
13:20
3 Februari 2026

Jargas Batam Jadi Proyek Awal Mandat Danantara ke PGN

– Pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Batam dipercepat pemerintah sebagai langkah awal perluasan layanan gas bumi nasional. Proyek ini sekaligus menjadi uji coba pelaksanaan mandat Danantara kepada PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk memperkuat bisnis midstream dan downstream.

“Untuk PGN, kita akan mulai tahun ini melakukan pipanisasi sampai ke rumah-rumah. Kita coba dulu di satu kota (Batam) sambil kita review,” ujar Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, Selasa (28/1/2026) lalu.

Danantara memilih Batam sebagai pilot project karena dinilai memiliki kesiapan infrastruktur serta potensi permintaan yang relatif stabil. Hasil evaluasi dari proyek awal ini akan menjadi dasar replikasi pengembangan jargas di kota-kota lain.

Langkah tersebut juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan energi impor sekaligus mendukung transisi menuju energi yang lebih bersih dan efisien bagi rumah tangga.

Baca juga: Perluasan Jargas Dinilai Bisa Tekan Beban Subsidi LPG yang Membengkak

Target Sambungan dan Jadwal Pembangunan Jargas Batam

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria (kiri) dalam acara diskusi yang berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (28/1/2026).KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria (kiri) dalam acara diskusi yang berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (28/1/2026).Menanggapi mandat dari Danantara, Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham mengatakan, perseroan siap menjalankan mandat tersebut dengan mempertimbangkan kesiapan pasokan dan kebutuhan pasar di tiap daerah.

“Setelah implementasi di Batam berjalan dan dievaluasi, PGN akan melanjutkan pengembangan jargas di kota-kota lainnya dengan mempertimbangkan kesiapan suplai, infrastruktur, serta kebutuhan pasar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (3/2/2026).

Hingga akhir Desember 2025, jumlah pelanggan jargas rumah tangga di Batam tercatat 8.829 pelanggan. Pada 2026, PGN menargetkan tambahan 10.000 sambungan rumah.

Perluasan jaringan tersebut mencakup tiga kecamatan, yakni Batu Aji, Sagulung, dan Batam Kota. Pembangunan direncanakan mulai Maret 2026 dan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Danantara: Tambang Emas Martabe Milik Agincourt Bakal Diambilalih BUMN Perminas

Belanja Modal dan Dampak Ekonomi Jargas Batam

Pengembangan jargas di Batam menjadi bagian dari rencana belanja modal PGN pada 2026 sebesar 353 juta dollar AS atau setara Rp 5,82 triliun. Dari total capex tersebut, 62 persen dialokasikan untuk penguatan sektor midstream, downstream, dan lainnya.

Aldiansyah menilai, pengembangan jargas tidak hanya berdampak pada peningkatan akses energi bersih, tetapi juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah layanan.

“Kami berharap pengembangan jargas ini tidak hanya meningkatkan akses energi bersih, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung percepatan transisi energi nasional,” kata dia.

Baca juga: 18 Proyek Hilirisasi Danantara Jadi Ujian Industrialisasi RI

Tag:  #jargas #batam #jadi #proyek #awal #mandat #danantara

KOMENTAR