Deteksi Dini Kanker Masih Jadi Tantangan, Edukasi dan Skrining Kian Didorong
Konferensi pers sekaligus kampanye besar bertajuk SWICC Stronger Together Journey dengan tema Stronger in Awareness, Together in Detection. (Istimewa)
08:26
17 Februari 2026

Deteksi Dini Kanker Masih Jadi Tantangan, Edukasi dan Skrining Kian Didorong

–Kesadaran melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin masih menjadi tantangan di Indonesia, terutama pada penyakit tidak menular seperti kanker. Padahal, banyak kasus kanker baru diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut, sehingga peluang kesembuhan semakin kecil.

Deteksi dini pun menjadi salah satu langkah penting untuk menekan angka kematian sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien. Berdasar data Global Cancer Observatory (GCO) 2022, tercatat lebih dari satu juta penderita kanker di Indonesia dengan ratusan ribu kasus baru setiap tahun.

Kanker payudara dan serviks masih menduduki peringkat tertinggi pada perempuan, dan sebagian besar kasus terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Rendahnya kesadaran serta terbatasnya akses skrining menjadi tantangan utama.

Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia pada 4 Februari 2026, Sentra Medika Hospital Cibinong bersama Sentra Medika Hospital Group melalui Suherman Widyatomo Integrated Cancer Center (SWICC) resmi meluncurkan kampanye besar bertajuk SWICC Stronger Together Journey dengan tema Stronger in Awareness, Together in Detection.

Program ini menjadi rangkaian kegiatan jangka panjang yang dimulai sejak 4 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 14 Juli 2026, bertepatan dengan satu tahun berdirinya SWICC. Sepanjang periode tersebut, berbagai agenda edukatif digelar, mulai dari Health Talk Series hingga program deteksi dini kanker untuk masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen nyata, SWICC bersama Sentra Medika Hospital Cibinong menyediakan 500 layanan skrining kanker gratis bagi masyarakat. Program ini diprioritaskan untuk individu dengan faktor risiko atau riwayat keluarga penderita kanker melalui proses seleksi awal. Peserta juga mendapatkan edukasi komprehensif mengenai pencegahan, gejala awal, hingga pentingnya pemeriksaan rutin.

Dalam sesi Health Talk, hadir sejumlah dokter onkologi berpengalaman yang tergabung dalam tim SWICC. Di antaranya dr. P. Lanjar Sugianto, MARS selaku Direktur Sentra Medika Hospital Cibinong; Eddy Suharso, sebagai Presiden Direktur Sentra Medika Hospital Group; serta Yadi Permana sebagai Ketua Tim Bedah Onkologi SWICC.

”Bahwa deteksi dini adalah kunci utama meningkatkan peluang kesembuhan pasien kanker,” tegas dr. Lanjar Sugianto, dikutip Senin (16/2).

SWICC dikenal sebagai pusat layanan kanker terpadu dengan konsep One Stop Cancer Care. Seluruh proses, mulai dari edukasi, skrining, diagnosis, tindakan bedah onkologi, kemoterapi, hingga radioterapi, tersedia dalam satu lokasi. Fasilitas radioterapi di SWICC telah dilengkapi teknologi modern seperti LINAC Harmony Pro, Brachytherapy Flexitron, dan CT-Simulator 64 Slices yang didukung tim multidisiplin.

Melalui kampanye Stronger Together Journey, SWICC ingin membangun gerakan kolektif bahwa melawan kanker bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

”Edukasi yang tepat dan deteksi sejak dini menjadi langkah penting agar kanker dapat ditemukan lebih awal dan ditangani secara optimal,” ungkap Lanjar Sugianto.

Komitmen ini sekaligus menegaskan peran SWICC dan Sentra Medika Hospital Cibinong dalam mendampingi masyarakat khususnya perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri demi kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Konferensi pers sekaligus kampanye besar bertajuk SWICC Stronger Together Journey dengan tema Stronger in Awareness, Together in Detection. (Istimewa)

Editor: Latu Ratri Mubyarsah

Tag:  #deteksi #dini #kanker #masih #jadi #tantangan #edukasi #skrining #kian #didorong

KOMENTAR