9 Kebiasaan Pagi yang Membantu Menjaga Kesehatan Otak
- Bagaimana kebiasaan kamu di pagi hari sebelum memulai aktivitas? Scrooling media sosial sambil sarapan, atau menyempatkan diri olahraga walau sebentar? Cara seseorang memulai hari punya dampak besar pada kesehatan otak jangka panjang.
Seiring bertambahnya usia, perubahan kecil pada daya ingat, fokus, dan kewaspadaan memang wajar terjadi. Meski begitu, kebiasaan sederhana yang dilakukan konsisten dapat membantu menjaga pikiran tetap tajam dan tangguh.
"Kejernihan mental bukan hanya tentang teka-teki atau suplemen, tetapi dimulai dari rutinitas sehari-hari yang mendukung otak dan tubuh," tutur direktur WeNatal Nutrition, Lisa Dreher, MS, RDN, LDN, disadur dari Good Housekeeping, Kamis (29/1/2026).
Sementara itu, ahli biologi manusia dan pendiri The Ultimate Human, Gary Brecka,, menuturkan bahwa kebiasaan pagi adalah perilaku kunci yang memengaruhi segala sesuatu setelahnya, mulai dari mudahnya tidur, metabolisme, dan keseimbangan hormon.
Baca juga: Mandi Pagi Pakai Air Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Memulai Hari?
Berikut kebiasaan pagi yang dinilai para ahli bisa membantu menjaga otak tetap prima.
1. Minum air putih
Minum air putih penting untuk hidrasi kulit, tapi bukan otomatis bikin glowing. Ini penjelasan dokter tentang cara kulit sehat dan bercahaya alami.
Minum air putih sesaat setelah bangun tidur membantu tubuh dan otak memulai aktivitas dengan kondisi optimal.
"Kekurangan cairan ringan saja sudah dapat memengaruhi suasana hati, perhatian, dan daya ingat. Asupan air di pagi hari juga membantu mengurangi 'kabut otak' serta mendukung fungsi kognitif yang lebih tajam," tutur Brecka.
Baca juga: Apakah Minum Air Putih Banyak Bikin Kulit Glowing? Ini Penjelasan Dokter
2. Nikmati mentari pagi
Paparan cahaya alami pada awal hari, yakni dalam rentang waktu 10-30 menit setelah bangun, membantu menyelaraskan ritme sirkadian tubuh.
"Cahaya matahari di pagi hari menambatkan ritme sirkadianmu, meningkatkan serotonin, dopamin, dan mempersiapkan otak untuk kewaspadaan sepanjang hari," ujar Brecka.
3. Gerakkan tubuh
Ilustrasi peregangan di pagi hari
Gerakan ringan seperti berjalan santai, peregangan, atau latihan mobilitas singkat, bisa memperlancar aliran darah ke otak.
"Gerakan ringan di pagi hari dapat meningkatkan memori kerja dan pengaturan suasana hati," kata Dreher.
Dengan kata lain, bergerak pada pagi hari setelah bangun tidur, tidak hanya menawarkan manfaat untuk kebugaran fisik, tetapi juga mendukung performa kognitif.
Baca juga: 5 Cara Mencegah Nyeri Pinggang, Termasuk Melakukan Peregangan
4. Sarapan penuh protein
Sarapan dengan kandungan kaya protein dapat membantu menstabilkan gula darah, sekaligus menyediakan asam amino yang dibutuhkan untuk pembentukan neurotransmiter penting.
"Protein penting untuk fokus, motivasi, dan stabilitas suasana hati. Ini juga mencegah penurunan energi di pertengahan pagi yang dapat membuatmu merasa 'berkabut'," terang Dreher.
5. Meditasi dan bersyukur
Ilustrasi meditasi pada remaja.
Melakukan meditasi singkat, menulis jurnal, atau melatih rasa syukur, dapat membantu mengatur respons stres.
"Kesadaran (mindfulness) secara harfiah mengubah kimia otakmu, yang dapat meningkatkan dopamin dan serotonin," ucap Brecka.
Memulai hari dengan cara ini dinilai dapat membantu pengambilan keputusan dan kestabilan emosi.
Baca juga: Dokter Ungkap Cara Pekerja Kantoran Tetap Sehat dengan Jalan Kaki di Tengah Jam Kerja
6. Latihan pernapasan
Latihan pernapasan, termasuk teknik pernapasan terkontrol, dapat membantu menenangkan sistem saraf sekaligus meningkatkan suplai oksigen ke otak.
Brecka menjelaskan, pernapasan dalam mengoksigenasi otak dan mengatur kortisol, sehingga menciptakan apa yang disebut dengan "ketenangan yang waspada". Praktik sederhana ini membantu tubuh merasa tenang, tetapi tetap fokus.
7. Paparkan tubuh pada suhu dingin
Ilustrasi mandi. Mandi pagi bantu tingkatkan kewaspadaan, sementara mandi malam dengan suhu tepat bisa bantu tidur lebih nyenyak. Ahli menjelaskan waktu terbaik untuk mandi sesuai kebutuhan tubuh.
Paparan terhadap suhu dingin seperti mandi air dingin dapat merangsang kewaspadaan. Brecka menyebut, mandi air dingin dapat mengurangi peradangan, meningkatkan kewaspadaan, dan memperbaiki kejernihan mental. Kebiasaan kecil ini dinilai memberi dorongan besar pada ketajaman mental di pagi hari.
Baca juga: Bukan Flu Biasa, Virus Nipah Bisa Menyerang Otak dan Berujung Fatal
8. Bersosialisasi
Interaksi sosial langsung di pagi hari, seperti mengobrol dengan pasangan atau orangtua tanpa distraksi, dinilai lebih bermanfaat bagi otak dibanding langsung menatap layar.
"Bukti terkuat untuk mengurangi penurunan kognitif berasal dari keterlibatan sosial. Interaksi tatap muka di pagi hari mengaktifkan jaringan saraf yang tidak dapat direplikasi oleh waktu layar," tutur Brecka.
9. Hindari stresor
Paparan informasi yang memicu stres sejak pagi bisa membuat pikiran lebih sulit tenang sepanjang hari. Karena itu, penting menyaring apa yang pertama kali dikonsumsi otak setiap hari.
“Aktivasi pusat ketakutan otak di pagi hari dapat membuat lebih sulit untuk fokus, tetap tenang, dan mengatur emosimu," kata Dreher.
Baca juga: Butterfly Hug Disebut Efektif Redakan Stres dalam Hitungan Menit, Ini Kata Ahli
Tag: #kebiasaan #pagi #yang #membantu #menjaga #kesehatan #otak