Mengapa Migrain Bisa Disertai Mual dan Muntah? Ini Penjelasan Dokter
- Migrain tidak hanya identik dengan nyeri kepala yang berdenyut. Bagi banyak orang, serangan migrain juga disertai mual, muntah, bahkan kehilangan nafsu makan.
Kondisi ini kerap membuat penderita semakin tidak nyaman dan kesulitan beraktivitas. Data menunjukkan bahwa hingga setengah dari penderita migrain mengalami mual.
Gejala ini bukanlah hal yang jarang, melainkan bagian penting dari gambaran klinis migrain.
Mual dan muntah saat migrain
Mual sebagai gejala utama migrain
Mual merupakan salah satu gejala khas migrain. Roderick Spears, MD, profesor spesialis migrain dan kepala divisi sakit kepala di Universitas Brown, Providence, Rhode Island menyebut, mual begitu umum sehingga termasuk dalam kriteria diagnostik migrain.
“Mual adalah gejala umum migrain, sangat umum sehingga menjadi bagian dari kriteria diagnosis,” katanya, seperti disadur dari Everyday Health, Selasa (20/1/2026).
Namun, bentuk mual yang dirasakan setiap orang bisa berbeda. Pada sebagian penderita, mual muncul ringan dalam bentuk hilangnya nafsu makan.
“Mereka tidak ingin makan karena merasa akan muntah,” ujar Spears.
Pada kasus yang lebih berat, mual dapat disertai keringat dingin, pusing, hingga muntah jika serangan migrain tidak segera mereda.
Apakah mual lebih sering terjadi pada jenis migrain tertentu?
Mual dan muntah bisa muncul pada semua jenis migrain. Tidak ada satu jenis migrain tertentu yang secara eksklusif memicu mual.
Setiap reaksi migrain juga dapat berbeda, sehingga seseorang mungkin mengalami mual pada satu serangan, tetapi tidak pada serangan berikutnya.
Variasi ini menunjukkan bahwa migrain merupakan kondisi neurologis yang kompleks dan dipengaruhi banyak faktor, mulai dari hormonal, saraf, hingga sistem pencernaan.
Peran serotonin dan sistem pencernaan
Para ahli belum sepenuhnya memahami mengapa migrain sering disertai mual. Namun, ada dugaan kuat bahwa hal ini berkaitan dengan perubahan hormon dan neurotransmiter di dalam tubuh.
“Kita tidak tahu persis mengapa beberapa orang mengalami mual saat migrain,” terang Spears.
Dulu, mual saat migrain sering dikaitkan dengan stasis lambung, yakni kondisi ketika pengosongan isi perut menjadi lebih lambat.
Meski begitu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa mekanismenya mungkin lebih kompleks dan melibatkan sistem saraf pusat. Masalah pada hormon serotonin dan dopamin diduga berperan besar.
“Serotonin berperan di otak selama serangan migrain, dan ada banyak reseptor serotonin di usus,” jelas Spears.
Inilah sebabnya mengapa migrain, yang berakar pada sistem saraf, bisa menimbulkan gejala gastrointestinal seperti mual dan muntah.
Cara meredakan mual saat migrain
Penanganan mual akibat migrain sebaiknya menjadi bagian dari rencana terapi secara keseluruhan.
“Hampir semua terapi migrain baru menargetkan ‘gejala yang paling mengganggu’, termasuk mual dan muntah,” imbau Spears.
Obat golongan triptan, misalnya, dapat menghentikan serangan migrain sekaligus meredakan mual, meski pada sebagian orang justru bisa memicu mual sebagai efek samping.
Selain itu, tersedia obat anti-mual dan obat golongan gepant yang juga membantu mengurangi gejala migrain.
Obat oral bisa jadi kurang efektif ketika mual
Mual dapat mengurangi efektivitas obat migrain yang diminum. Simona Sacco, MD, profesor neurologi dari Universitas L’Aquila, Italia menilai, mual dapat menyebabkan penyerapan obat oral tertunda atau tidak sempurna.
“Jika hal ini dicurigai, lebih baik menggunakan obat non-oral,” katanya.
Pilihan obat non-oral meliputi semprotan hidung, tablet yang larut dalam air atau suntikan, yang sering kali lebih efektif pada pasien yang mengalami mual berat saat migrain.
Mual dan muntah adalah bagian tak terpisahkan dari migrain pada banyak penderita. Gejala ini berkaitan erat dengan perubahan pada sistem saraf dan hormon seperti serotonin.
Dengan memahami penyebabnya, penderita migrain dapat memilih strategi pengobatan yang lebih tepat, termasuk menyesuaikan jenis obat dan pola makan, sehingga kualitas hidup tetap terjaga meski harus berhadapan dengan migrain.
Tag: #mengapa #migrain #bisa #disertai #mual #muntah #penjelasan #dokter