Ragam Pengobatan Wasir, Salah Satunya Metode Laser
Ilustrasi ambeien. Segala jenis ketegangan yang meningkatkan tekanan pada perut atau ekstremitas bawah dapat menyebabkan penyakit ambeien.(Shutterstock/aleks333)
09:06
15 Januari 2026

Ragam Pengobatan Wasir, Salah Satunya Metode Laser

- Hemoroid, juga disebut wasir atau ambeien, adalah pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah vena di sekitar anus atau rektum bagian bawah.

Menurut dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp. B, ada dua jenis pengobatan atau terapi untuk mengatasi hemoroid.

“Terapinya ada dua. Satu hanya obat, dua operatif. Yang obat biasanya untuk grade (stadium) 1 dan 2. Kalau grade 3 ke atas sudah bicara operatif,” tutur dokter spesialis bedah umum dari RS Pondok Indah - Puri Indah ini, dalam acara temu media  (12/1/2026).

Untuk diketahui, ada dua jenis hemoroid, yaitu internal dan eksternal. Hemoroid eksternal mengacu pada pembengkakan di bawah kulit sekitar anus, dengan gejala yang tidak separah hemoroid internal. Hemoroid eksternal mudah dideteksi karena cenderung menonjol keluar.

Sementara itu, hemoroid internal adalah pembengkakan di dalam rektum, yang terkadang keluar saat buang air besar (BAB). Ada empat tingkatan pada jenis hemoroid ini.

  • Stadium 1: Terjadi pendarahan tetapi tidak ada tonjolan, tanpa disertai rasa nyeri.
  • Stadium 2: Terjadi tonjolan rektum, tetapi dapat masuk kembali dengan sendirinya.
  • Stadium 3: Terjadi tonjolan rektum, dapat masuk kembali dengan bantuan tangan.
  • Stadium 4: Terjadi tonjolan rektum dan pembekuan darah yang menutupi muara anus, dan tidak dapat dimasukkan kembali dengan bantuan tangan.

“Grade 2 ada benjolan yang keluar, juga bisa berdarah, tapi bisa balik lagi spontan. Saat dia berdiri, (tonjolan) balik lagi masuk ke dalam,” jelas dr. Franky.

Pengobatan hemoroid

Pengobatan hemoroid disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Gejala ringan bisa sembuh sendiri dengan melakukan perawatan sederhana sesuai arahan dokter.

dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp. B, dari RS Pondok Indah - Puri Indah, saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).Kompas.com / Nabilla Ramadhian dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp. B, dari RS Pondok Indah - Puri Indah, saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).

Mengubah gaya hidup juga bisa dilakukan agar terhindar dari hemoroid, seperti mengonsumsi makanan berserat, memperbanyak asupan cairan, tidak mengejan terlalu berlebihan saat BAB atau angkat beban, dan tidak duduk lebih dari tiga jam.

“Sitz bath atau terapi berendam air hangat dapat dilakukan pada stadium awal untuk melenturkan pembuluh darah dan memperbaiki katup vena,” kata dr. Franky.

Ia melanjutkan, penanganan dengan obat atau tindakan medis dari dokter, harus segera dilakukan jika terjadi keluhan berat, seperti pendarahan yang disertai nyeri hebat.

Terapi operatif

Untuk terapi operatif, ini dapat dilakukan pada hemoroid stadium 3 dan 4. Di antaranya adalah Hemorrhoidectomy konvensional, rubber band ligation, skleroterapi, dan Doppler-guided Hemorrhoidal Artery Ligation - Recto Anal Repair (Dg-HAL RAR).

Selanjutnya adalah radiofrekuensi, bipolar electrocoagulation, spaler, Biological Electrical Impendance Auto-Measurement (BEIM), dan Laser Hemorrhoidoplasty (LHP).

LHP adalah tindakan operasi minimal invasif pada hemoroid internal maupun eksternal, menggunakan laser diode untuk mereduksi jaringan hemoroid.

Laser digunakan tanpa menyentuh daerah anoderm dan merekonstruksi anatominya secara natural. Prosedur yang berlangsung sekitar paling lama satu jam ini dimulai dengan pasien terbius total, dengan tambahan bius lokal di sekitar anus.

“Laser masuk ke dalam wasir, kemudian dikempesin perlahan sehingga minim sakit. Kalau zaman dulu dipotong, dan nyerinya lumayan,” terang dr. Franky

Pasien dapat beraktivitas normal dalam waktu kurang dari satu minggu. Pascaoperasi, pasien dapat mengalami sedikit pendarahan dan mengeluarkan cairan. Jadi, penggunaan pembalut selama dua sampai tiga minggu diwajibkan.

Dalam rentang waktu empat sampai delapan minggu, hemoroid akan mengecil dengan sempurna.

“Keunggulan LHP dibandingkan prosedur penanganan hemoroid lainnya antara lain tidak dilakukan pemotongan jaringan hemoroid dan minim sakit dengan masa pemulihan yang lebih singkat, sehingga pasien dapat segera beraktivitas kembali,” tutur dr. Franky.

Keunggulan lainnya adalah risiko komplikasi, kekambuhan, dan kerusakan sphincter yang lebih rendah, serta tidak memiliki batasan ukuran hemoroid yang dapat ditangani.

Tag:  #ragam #pengobatan #wasir #salah #satunya #metode #laser

KOMENTAR