Pembiayaan OCBC Dorong Ekspansi PLTS Industri hingga 2029
Ilustrasi PLTS (KOMPAS.com/ Bambang P. Jatmiko)
15:08
23 Januari 2026

Pembiayaan OCBC Dorong Ekspansi PLTS Industri hingga 2029

– Pembiayaan berkelanjutan kembali mengalir ke sektor energi terbarukan. PT Bank OCBC NISP Tbk menyalurkan fasilitas pembiayaan sebesar Rp 113 miliar kepada PT Investasi Hijau Satu untuk pengembangan portofolio Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sektor industri.

Pembiayaan tersebut menjadi bagian dari skema project financing yang ditujukan untuk memperkuat struktur pendanaan proyek energi bersih sekaligus mendukung percepatan transisi energi nasional.

Langkah ini mencerminkan meningkatnya peran sektor perbankan dalam menopang investasi hijau berbasis aset jangka panjang.

Dana pembiayaan tahap pertama ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan proyek PLTS industri yang lebih luas, seiring kebutuhan pelaku usaha terhadap sumber energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Ekspansi Aset PLTS dalam Empat Tahun

Dengan dukungan pembiayaan tersebut, PT Investasi Hijau Satu menargetkan percepatan ekspansi portofolio aset PLTS hingga empat tahun ke depan.

Perusahaan juga menyiapkan pengembangan pipeline proyek di berbagai sektor industri yang membutuhkan solusi energi bersih.

Selain PLTS, perusahaan berencana memperluas lini bisnis baru berupa layanan pendinginan berbasis teknologi yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi energi di kawasan industri.

Strategi ini dinilai sejalan dengan tren kebutuhan industri terhadap pengelolaan energi yang lebih terintegrasi.

Pembiayaan Berkelanjutan Jadi Fokus Bank

OCBC menyatakan pembiayaan ini mencerminkan komitmen bank dalam mendukung proyek yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Dengan adanya aksi korporasi ini menegaskan komitmen OCBC untuk terus mendukung pembiayaan proyek yang berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,"
demikian pernyataan OCBC, dikutip Jumat (23/1/2026).

"Dengan struktur penilaian risiko yang kuat dan dukungan terhadap praktik pembiayaan berkelanjutan, bank berharap kolaborasi seperti ini dapat mempercepat realisasi ekonomi hijau di Indonesia dan mendorong industri bergerak menuju masa depan berkelanjutan dan rendah karbon.”

Bank OCBC memiliki Kerangka Kerja Pembiayaan yang Bertanggung Jawab yang mengatur prinsip keuangan berkelanjutan agar pertumbuhan bisnis selaras dengan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Skema project financing dinilai sesuai dengan karakteristik bisnis energi surya yang berbasis aset jangka panjang.

Per 30 September 2025, OCBC telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp 34,69 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar 44 persen merupakan pembiayaan dalam bentuk green financing.

Bank juga menekankan bahwa penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi bagian dari upaya jangka panjang menuju Net Zero Emissions.

Tag:  #pembiayaan #ocbc #dorong #ekspansi #plts #industri #hingga #2029

KOMENTAR