Inovasi Vaksin dan Obat Kanker, Etana Raih Penghargaan Kemenkes
Ilustrasi vaksin. (Freepik/jcomp)
07:54
27 Desember 2025

Inovasi Vaksin dan Obat Kanker, Etana Raih Penghargaan Kemenkes

Di tengah tantangan kesehatan global dan kebutuhan akan kemandirian farmasi nasional, inovasi menjadi kata kunci. Perusahaan biofarmasi nasional PT.Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) menutup tahun 2025 dengan dua pencapaian yang menjadi tonggak kemandirian farmasi dan inovasi teknologi kesehatan dalam negeri. 

Etana menerima Penghargaan Karya Anak Bangsa dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Apresiasi ini diberikan atas kontribusi Etana dalam menghadirkan inovasi vaksin yang dikembangkan dan diproduksi di dalam negeri. 

Pada saat yang sama, Etana juga mencatatkan tonggak penting dengan diperolehnya Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk produk obat kanker inovatif yang akan dipasarkan di Indonesia.

Director Anti-Infectious Business Unit Etana, Indra Lamora, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari perjalanan panjang Etana dalam membangun industri biofarmasi berbasis riset, inovasi, dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Pencapaian ini mencerminkan komitmen Etana untuk terus mengembangkan inovasi biofarmasi yang berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi sistem kesehatan nasional,” ujarnya.

Dari vaksin mRNA hingga kandidat vaksin TB

Penghargaan Karya Anak Bangsa diberikan atas kontribusi strategis Etana dalam membangun kedaulatan vaksin. Etana menjadi pelopor industri yang mengembangkan dan memproduksi vaksin mRNA serta vaksin PCV-13 (pneumonia) secara mandiri di dalam negeri.

Selain di bidang vaksin, Etana juga mencatatkan capaian penting dalam pengembangan terapi penyakit tidak menular. BPOM telah memberikan persetujuan pemasaran untuk Neratinib Maleate Tablets dengan nama dagang Hernera®, produk onkologi inovatif yang pertama kali dipasarkan di Indonesia melalui mekanisme pendaftaran obat baru.

Perusahaan bioteknologi Etana mendapatkan Penghargaan Karya Anak Bangsa dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.Dok Etana Perusahaan bioteknologi Etana mendapatkan Penghargaan Karya Anak Bangsa dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Di Indonesia, Hernera® disetujui untuk indikasi sesuai dengan evaluasi BPOM, termasuk penggunaannya dalam pengobatan kanker payudara HER2-positif, setelah melalui penilaian aspek mutu, keamanan, dan khasiat.

Persetujuan ini diharapkan dapat memperluas pilihan terapi bagi pasien kanker, dengan tetap mengedepankan penggunaan yang tepat dan sesuai indikasi medis.

“Tahun mendatang akan menjadi fase lanjutan bagi Etana untuk terus memperkuat kapasitas inovasi, kolaborasi, dan peran aktif dalam mendukung pembangunan kesehatan Indonesia,” tutup Indra.

Didirikan pada 2014, Etana merupakan perusahaan biofarmasi Indonesia yang fokus meneliti, memproduksi, dan memasarkan terapi biologis untuk pasar Asia Tenggara. 

Dengan fasilitas produksi lokal berteknologi tinggi yang memenuhi standar internasional dan tersertifikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Etana membawa misi menghadirkan terapi berkualitas tinggi, terjangkau, dan inovatif bagi pasien.

Tag:  #inovasi #vaksin #obat #kanker #etana #raih #penghargaan #kemenkes

KOMENTAR