Kemenkes Ungkap 3.000 Bayi Lahir dengan Thalasemia Setiap Tahun di Indonesia
ILUSTRASI. Siti Ramlah, 38, salah satu dari ratusan bahkan ribuan ibu tangguh dengan anak yang mengalami thalasemia.
06:00
29 November 2025

Kemenkes Ungkap 3.000 Bayi Lahir dengan Thalasemia Setiap Tahun di Indonesia

- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap bahwa setiap tahun, sekitar 3.000 bayi di Indonesia lahir dengan thalasemia, yaitu penyakit kelainan darah yang membuat penderitanya membutuhkan transfusi darah seumur hidup.

Indonesia termasuk dalam kelompok negara yang berisiko tinggi thalasemia. Prevalensi thalasemia bawaan atau carrier di Indonesia adalah sekitar 3-8%. Jika persentase thalasemia mencapai 5%, dengan angka kelahiran 23 per 1.000 dari 240 juta penduduk, maka diperkirakan ada sekitar 3.000 bayi penderita thalasemia yang lahir di Indonesia setiap tahunnya.

Kondisi ini menjadikan ketersediaan darah sangat krusial, sehingga aksi donor darah terus didorong untuk memenuhi kebutuhan pasien. Dalam konteks itulah kegiatan donor darah kembali digelar, menegaskan bahwa partisipasi publik memiliki dampak langsung bagi keberlangsungan hidup para penyintas thalasemia.

“Kegiatan donor darah merupakan salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan yang J Trust Bank rutin jalankan setidaknya dua kali dalam setahun. Kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan untuk beraksi nyata dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai, Jumat (28/11).

Ia juga menambahkan bahwa donor darah memberikan manfaat kesehatan bagi para pendonor yang sebagian besar adalah karyawan perusahaan.

Kegiatan donor darah bertajuk Care for Thalassemia Survivors ini digelar oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dengan dukungan penuh Unit Pengelola Darah RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Acara yang berlangsung di Gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta, diikuti kurang lebih 200 peserta dari kalangan karyawan maupun masyarakat umum.

Fokus tahun ini memang diarahkan untuk membantu penderita thalasemia. Data Kementerian Kesehatan menyebut Indonesia termasuk negara dengan risiko tinggi, dengan ribuan bayi thalasemia lahir setiap tahun dan seluruh penderitanya membutuhkan transfusi rutin serta pengobatan jangka panjang.

Corporate Secretary Division Head J Trust Bank, Hendy Deiny Wong, menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

“Kami terus membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan guna mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia,” ujarnya.

Hingga Oktober 2025, J Trust Bank sendiri telah melaksanakan 16 kegiatan CSR yang berfokus pada tiga pilar, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan dengan melibatkan lebih dari 20 mitra kerja, mulai dari pemerintah, LSM, institusi pendidikan, hingga sektor swasta. Langkah ini sejalan dengan SDG ke-17 mengenai Partnership for the Goals.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #kemenkes #ungkap #3000 #bayi #lahir #dengan #thalasemia #setiap #tahun #indonesia

KOMENTAR