Rapat di Hambalang Bahas Tarif RI-AS, Purbaya: Saya Pikir akan Bagus
Menteri Keuangan Purbaya kepada awak media di Kompleks Parlemen pada Rabu (18/2/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
19:04
18 Februari 2026

Rapat di Hambalang Bahas Tarif RI-AS, Purbaya: Saya Pikir akan Bagus

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan rapat yang digelar di Hambalang membahas berbagai isu terkait tarif, termasuk perkembangan kebijakan perdagangan global.

Purbaya menjelaskan dirinya lebih banyak mendengarkan pembahasan yang berlangsung dan memberikan masukan secara terbatas sesuai kebutuhan.

"Umumnya tarif, seperti apa, saya dengerin aja, kasih masukan dikit-dikit," kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Ada Dugaan Gratifikasi Pejabat Kemenkeu, Purbaya: Sengaja Dihembus-hembuskan Itu...

Ia juga menyampaikan bahwa tidak ada arahan khusus dari Presiden terkait kebijakan tarif Amerika Serikat dalam rapat tersebut. Pemerintah, kata dia, masih mencermati perkembangan kebijakan yang akan diambil oleh Presiden AS ke depan.

Menurut Purbaya, pemerintah Indonesia akan melihat arah kebijakan tarif yang diterapkan Amerika Serikat sebelum menentukan langkah lanjutan, dengan harapan dinamika tersebut tetap memberikan dampak positif bagi perekonomian.

"Nggak ada, kita lihat bagaimana presiden Amerika Serikat, saya pikir akan bagus," jelasnya.

Sebelumnnya maju mundur tarif AS tak kunjung menemukan kesepakatan. Terkahir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, dalam kesepakatan perdagangan telah menghasilkan keputusan turunnya tarif resiprokal AS ke Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen.

Di mana AS meminta timbal balik dengan pembukaan akses untuk mendapatkan mineral kritis RI.

Sebagai gantinya, Indonesia memperoleh pengecualian tarif khusus untuk sejumlah produk unggulan ekspor, seperti kelapa sawit, kopi, kakao, dan komoditas lainnya yaitu teh.

"AS memberikan pengecualian tarif untuk produk unggulan kita, seperti sawit, kopi, teh. Dan tentunya Amerika sangat berharap untuk mendapatkan akses terhadap critical mineral," kata Airlangga saat konferensi pers dari Washington, pada Selasa (23/12/2025).

Adapun Presiden RI Prabowo Subianto telah bertolak ke Amerika Serikat sejak Senin (16/2/2026), membawa harapan yang dititipkan kepadanya soal Palestina, serta hendak meneken tarif Trump.

Kepala Negara bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Ia didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kunjungan ke Amerika Serikat (AS) ini membawa harapan setidaknya soal dua hal, yakni terkait kelanjutan dari negosiasi tarif impor Indonesia dan Dewan Perdamaian (Board of Peace).

Tag:  #rapat #hambalang #bahas #tarif #purbaya #saya #pikir #akan #bagus

KOMENTAR