Menkeu: Ekonomi Indonesia Berpeluang Ekspansi hingga 2033
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan ekonomi Indonesia dapat berada dalam fase ekspansi hingga 2033.
Proyeksi tersebut disampaikan saat menghadiri wisuda Universitas Indonesia, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Purbaya, ekonomi nasional telah kembali ke jalur pertumbuhan setelah perlambatan pada 2024. Pemerintah meningkatkan likuiditas melalui injeksi base money guna mendorong kredit dan aktivitas usaha.
“Sekarang pertumbuhan ekonomi sudah di atas 5,3 persen dan akan mendekati 6 persen,” kata dia.
Baca juga: Purbaya: Pertumbuhan 5 Persen Tak Cukup, Indonesia Perlu 8 hingga 10 Persen
Ia menilai fase ekspansi ini membuka peluang penciptaan lapangan kerja lebih luas dalam beberapa tahun ke depan.
“Kalau kita pintar menjaga momentum, kita bisa ekspansi terus sampai tahun 2033. Jadi Anda lulus sekarang untung, karena kita dalam fase ekspansi,” ujarnya.
Purbaya menyebut struktur ekonomi Indonesia yang ditopang permintaan domestik menjadi faktor penopang utama. Konsumsi dalam negeri berkontribusi sekitar 90 persen terhadap produk domestik bruto.
Dengan struktur tersebut, ia menilai ekonomi Indonesia memiliki daya tahan terhadap perlambatan global.
Baca juga: Purbaya hingga Airlangga Dipanggil Prabowo ke Hambalang, Bahas Negosiasi Dagang dengan AS
Meski demikian, ia mengingatkan pertumbuhan di kisaran 5 persen belum cukup untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Laju pertumbuhan perlu didorong ke kisaran 7 hingga 8 persen agar akselerasi pembangunan lebih cepat.
“Kalau kita ingin menjadi negara maju, kita harus tumbuh minimal 7 sampai 8 persen. Lima persen itu bagus, tapi tidak cukup,” kata Purbaya.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi kebijakan fiskal dan moneter agar momentum ekspansi tidak terhenti di tengah jalan.
Proyeksi ekspansi hingga 2033, menurut dia, bergantung pada kemampuan pemerintah dan pelaku ekonomi menjaga stabilitas, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing nasional.
Tag: #menkeu #ekonomi #indonesia #berpeluang #ekspansi #hingga #2033