Laksanakan Titah Prabowo, Wamendag Roro Galakkan Bersih-bersih Pasar
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti meminta semua pihak menggalakkan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan) guna menindaklanjuti perintah Presiden Prabowo Subianto.
Bersih-bersih pasar tradisional ini sebenarnya sudah berjalan namun Kementerian Perdagangan (Kemendag) ingin gerakan ini diperluas setelah Prabowo menekankan pentingnya ruang publik bersih, tertib, dan nyaman.
“Arahan Bapak Presiden Prabowo pada Rakornas 2026 menjadi penguat bagi kami untuk mengaktifkan kembali dan memperluas gerakan ini agar lebih konsisten diterapkan di pasar-pasar rakyat,” kata Roro saat meninjau Pasar Cisalak, Depok, Jawa Barat, Senin (10/2/2026).
Baca juga: Wamendag Sebut Kenaikan Bahan Pangan Masih dalam Batas Wajar
Roro menuturkan, Prabowo meminta jajarannya hadir langsung memastikan pasar menjadi tempat yang nyaman bagi publik.
Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2024 menyebut, pasar tradisional menjadi penyumbang sampah terbesar kedua secara nasional.
Pasar rakyat menghasilkan 5,4 juta ton sampah. Jumlah ini setara dengan 16,68 persen timbunan sampah per tahun.
Saat meninjau Pasar Cisalak, Roro mengakui pusat ekonomi masyaraakt itu menghasilkan cukup banyak sampah harian.
Oleh karena itu, Kemendag ingin Gernas Mapan digalakkan hingga menjadi kegiatan bersama.
“Di Pasar Cisalak ini, kita melihat langsung bahwa sampah yang dihasilkan setiap harinya cukup banyak. Tanpa pengelolaan yang baik, tentu akan berdampak pada kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan pasar,”ujar Roro.
Kemendag mendorong pengelola pasar, pedagang, pembeli, dan masyarakat sekitar aktif bergotong royong menjaga kebersihan, memilah sampah organik dan anorganik hingga mengurangi plastik sekali pakai.
Kebersihan pasar tidak hanya menyangkut persoalan lingkungan, melainkan keberlanjutan kegiatan ekonomi rakyat.
“Pasar yang bersih akan membuat orang betah berbelanja. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada perputaran ekonomi dan penghasilan pedagang,” tutur Roro.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan meluncurkan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) untuk menangani persoalan sampah nasional dan menciptakan lingkungan yang rapi.
Keinginan itu Prabowo ungkapkan saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Gerakan itu berwujud kerja kerja bakti atau gotong royong. Nantinya, masyarakat dilibatkan dalam bersih-bersih dan menata lingkungan.
Prabowo meminta gerakan ini tidak hanya dilakukan di kompleks pemukiman, tapi juga di lingkungan instansi pemerintah.
"Wujudnya tadi semua instansi pemerintahan harus memimpin korve, kalau ratusan ribuan itu cepat itu. Modalnya nanti apa? Modalnya gerobak-gerobak, truk-truk sampah," kata Prabowo.
Tag: #laksanakan #titah #prabowo #wamendag #roro #galakkan #bersih #bersih #pasar