Jaga Keamanan Nasabah, BCA Kantongi Sertifikasi Privasi Data dan Tata Kelola AI
- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memastikan pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab sebagai intitusi perbankan.
Direktur BCA Lianawaty Suwono mengatakan, BCA mempertegas posisinya sebagai pionir dalam keamanan digital, inovasi teknologi, dan pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) di Indonesia.
Usaha melindungi privasi nasabah ini ditandai dengan diraihnya dua sertifikasi berstandar internasional, ISO Privasi Data (ISO 27701) dan ISO Manajemen Kecerdasan Buatan (ISO 42001).
Lianawaty menyatakan pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan BCA sebagai institusi perbankan terutama dalam usaha menjaga kepercayaan nasabah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
“Kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama bagi keberhasilan yang telah diraih oleh BCA sejauh ini," kata dia dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).
Baca juga: Gen Z Susah Punya Rumah, BCA Tawarkan KPR Fix Berjenjang
Ia menjelaskan, sertifikasi ISO privasi data dan kelola AI ini menjadi bukti komitmen BCA dalam menjaga kepercayaan dan keamanan data nasabah, sekaligus memastikan pemanfaatan teknologi dilakukan secara bertanggung jawab
Lianawaty menyampaikan bahwa sertifikasi ISO 27701:2019 merupakan sertifikasi berstandar internasional yang berfokus pada sistem manajemen privasi informasi. Standar ini menjadi pedoman bagi organisasi dalam mengelola dan melindungi data pribadi nasabah secara menyeluruh, mulai dari proses pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, hingga penghapusan data.
“Sertifikasi ini juga mendukung kepatuhan perusahaan terhadap regulasi perlindungan yang berlaku,” tambah dia.
Sementara itu, ISO 42001:2023 merupakan sertifikasi berstandar internasional terbaru yang mengatur sistem manajemen kecerdasan buatan (AI).
Standar ini dirancang untuk memastikan pengembangan dan pemanfaatan AI dilakukan secara etis, transparan, aman, serta bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.
Dengan diraihnya dua sertifikasi berstandar internasional, Lianawaty menegaskan hal ini menjadi langkah nyata dari BCA dalam memperkuat tata kelola perusahaan dalam mendukung transformasi digital yang berkelanjutan.
Tak kalah penting, transformasi digital yang dilakukan, bukan semata untuk memberi kenyamanan dan kemudahan bagi nasabah, namun juga memberikan rasa aman.
“Melalui penerapan standar ini, BCA berupaya menghadirkan layanan yang aman dan andal untuk nasabah BCA. Kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan perbankan yang aman, inovatif, dan berorientasi pada perlindungan nasabah,” tutup Lianawaty.
Tag: #jaga #keamanan #nasabah #kantongi #sertifikasi #privasi #data #tata #kelola