Harga Emas Dunia Naik 0,7 Persen, Pasar Cermati Arah The Fed
Ilustrasi emas batangan. Harga emas naik ke kisaran 5.000 dollar AS per troy ons pada awal pekan. Pergerakan ini terjadi setelah pasar logam mulia berfluktuasi tajam dan pelaku pasar menanti data ekonomi Amerika Serikat.(DOK. Shutterstock.)
10:44
9 Februari 2026

Harga Emas Dunia Naik 0,7 Persen, Pasar Cermati Arah The Fed

– Harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin (9/2/2026), setelah bergerak fluktuatif sepanjang pekan lalu. Kenaikan juga terjadi pada harga perak, meski pasar masih dibayangi ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS).

Mengutip Investing.com, harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi 4.996,47 dollar AS per troy ons pada pukul 20.49 ET (01.49 GMT). Dalam perdagangan intraday, harga emas sempat menyentuh 5.046,79 dollar AS per troy ons.

Penguatan juga terjadi pada kontrak emas berjangka pengiriman April yang naik 0,8 persen ke level 5.016,21 dollar AS per troy ons.

Baca juga: Harga Emas Hartadinata Abadi 9 Februari 2026: Tembus Rp 2,92 Juta Per Gram

Tak hanya emas, harga perak di pasar spot melonjak 3,3 persen menjadi 80,5330 dollar AS per troy ons. Kenaikan ini memperpanjang pemulihan dari posisi terendah pekan lalu yang sempat mendekati 60 dollar AS per troy ons.

Sebaliknya, harga platinum di pasar spot terkoreksi 2,3 persen menjadi 2.068,45 dollar AS per troy ons.

Sentimen Kebijakan The Fed

Pergerakan logam mulia dalam sepekan terakhir menunjukkan volatilitas tinggi. Pelaku pasar mencermati prospek kebijakan moneter AS di bawah Presiden Donald Trump, terutama setelah Kevin Warsh dinominasikan sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) berikutnya.

Penunjukan tersebut mendorong penguatan dollar AS, yang kemudian memicu tekanan di pasar logam mulia.

Pada saat yang sama, sebagian investor memanfaatkan reli harga emas dan perak sebelumnya untuk melakukan aksi ambil untung.

Baca juga: Harga Emas Bergejolak, Menkeu AS Singgung Spekulasi di China

Secara year to date, harga emas dunia masih naik sekitar 15 persen sepanjang 2026. Sementara itu, perak menguat sekitar 5 persen. Meski demikian, keduanya sempat terkoreksi dari rekor tertinggi yang dicapai pada awal Februari.

Data Ekonomi AS Jadi Fokus

Memasuki pekan ini, perhatian pasar tertuju pada sejumlah data ekonomi utama AS, terutama laporan nonfarm payrolls dan inflasi indeks harga konsumen atau consumer price index (CPI).

Data tersebut dinilai akan memberikan gambaran terbaru mengenai kondisi ekonomi terbesar di dunia sekaligus menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Di sisi lain, permintaan aset safe haven sempat mereda setelah AS dan Iran dilaporkan mencatat kemajuan dalam pembicaraan akhir pekan. Kedua negara menyatakan komitmen untuk melanjutkan dialog terkait ambisi nuklir Teheran.

Tag:  #harga #emas #dunia #naik #persen #pasar #cermati #arah

KOMENTAR