Kritik Pedas Mauricio Souza Untuk Pelatih Arema FC Usai Persija Kalah 0-2
Laga Persija Jakarta vs Arema FC pada pekan ke-20 Super League 2025-2026 berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Singo Edan.
Pertandingan Persija Jakarta vs Arema FC digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Minggu (8/2/2026) malam WIB.
Dua gol kemenangan Arema FC dicetak oleh pemain baru mereka, Gabriel Silva pada menit ke-82 dan 90+11.
Baca juga: Hasil Persija Jakarta Vs Arema FC 0-2: Gabi Antar Singo Edan Terkam Macan di SUGBK
Kekalahan ini membuat Persija Jakarta gagal memangkas jarak dengan Persib Bandung dan Borneo FC yang berada dua tingkat di atasnya.
Macan Kemayoran masih berada di peringkat ketiga dengan 41 poin, tertinggal enam poin dari Persib di puncak klasemen dengan 47 poin dan Borneo FC di peringkat kedua dengan 46 poin.
Sementara itu, tiga poin di laga ini membuat Arema FC berhasil naik ke peringkat sembilan dengan 27 poin.
Soroti Selebrasi Gabriel Silva
Pelatih Persija, Mauricio Souza mengaku kecewa dengan selebrasi Gabriel Silva yang berhasil mencetak dua gol pada laga ini.
Mauricio Souza merasa bahwa pemain yang akrab disapa Gabi tersebut melakukan selebrasi dengan menyindir Persija.
"Pertandingan awalnya berjalan normal antara dua tim besar."
"Tapi ketika mereka mencetak gol kedua, Gabi melakukan tindakan yang tidak pantas dengan mengejek bangku cadangan kami," kata Mauricio Souza dikutip dari BolaSport.com.
Baca juga: Persija Vs Arema FC: Macan Kemayoran Hadapi Tiga Mantan
Mauricio Souza menilai selebrasi yang dilakukan Gabi tidak menunjukkan rasa hormat kepada Persija sebagai tuan rumah.
Apalagi, Gabi merupakan mantan pemain yang pernah berada di bawah asuhan Mauricio Souza saat masih menjadi bagian dari Flamengo U20.
Pelatih Arema FC di Super League 2025-2026, Marcos Santos.
Ketegangan masih berlanjut setelah pertandingan usai, tepat setelah jajaran pelatih Persija bersalaman dengan staf pelatih Arema FC.
Secara tiba-tiba, Gabi menghampiri Mauricio Souza sehingga adu mulut antara kedua kubu kembali terjadi.
Baca juga: Rio Fahmi Jawab Kepercayaan Arema FC, Adaptasi Kilat, Debut 3 Poin di Kanjuruhan
"Setelah laga selesai, saat saya mau bersalaman dengan staf pelatih Arema FC, Gabi justru mendatangi saya dan berdebat."
"Dia tidak mau mengakui apa yang sudah dilakukannya,” kata Mauricio Souza.
Sebut Marcos Santos Sok Jagoan
Selain bersitegang dengan Gabriel Silva, Mauricio Souza juga menyenggol pelatih Arema FC, Marcos Santos (Marquinhos).
Dalam keterangannya, Mauricio Souza menganggap sikap kompatriotnya itu di lapangan tidak mencerminkan sebagai seorang pelatih profesional dan menyebut Marcos Santos Sok Jagoan.
"Marquinhos juga sok jagoan."
Baca juga: Alasan Persib Bandung Lepas Febri Hariyadi ke Persis Solo
"Sama seperti saat kami bermain di kandang Arema FC sebelumnya, ketika bangku cadangan kami diserang dan asisten saya, Italo, dimaki,” kata Mauricio Souza.
Mauricio Souza mengaku bahwa dirinya sudah memahami karakter Marquinhos sejak lama. Ia bahkan sudah membuka komunikasi di luar lapangan.
Namun, Mauricio menilai jika apa yang terjadi di luar lapangan sangat berbeda dengan sikap saat pertandingan berlangsung.
"Saya sudah tahu sejarah dia."
Baca juga: Hasil Bhayangkara FC Vs Borneo FC 1-2: Pesut Etam Pepet Persib di Puncak
"Awalnya bicara sopan lewat WhatsApp, tapi di lapangan ingin jadi pahlawan."
"Tapi tidak apa-apa, itu bagian dari drama pertandingan."
"Selamat untuk Arema atas kemenangannya,” tuturnya.
Tag: #kritik #pedas #mauricio #souza #untuk #pelatih #arema #usai #persija #kalah