Ekspor Ke AS Naik 16 Persen, Mendag: Dipengaruhi Diplomasi Prabowo
Menteri Perdagangan Budi Santoso alias Busan saat memaparkan capaian kinerja Kementerian Perdagangan tahun 2025 di kantornya, Jakarta, Jumat (6/2/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni’am)
14:52
6 Februari 2026

Ekspor Ke AS Naik 16 Persen, Mendag: Dipengaruhi Diplomasi Prabowo

- Menteri Perdagangan Budi Santoso mengakui, lonjakan ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) hngga 16,6 persen turut dipengaruhi diplomasi Presiden Prabowo Subianto dengan Donald Trump.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan, ekspor Indonesia ke AS melonjak hingga 16,6 persen pada 2025.

Budi mengakui, Prabowo aktif dalam diplomasi internasional dengan menemui berbagai pemimpin negara termasuk Presiden AS, Donald Trump.

“Ya sangat sangat dipengaruhi tentunya ya diplomasi yang selama ini dilakukan oleh Bapak Presiden, saya pikir kita semua tahu ya bagaimana kiprah Bapak Presiden di dalam diplomasi internasional,” kata Budi di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Baca juga: Ekspor RI ke AS Naik 16,6 Persen, Kalahkan Jumlah Ekspor ke China

Menurut Budi, diplomasi Prabowo itu menjadi modal kepercayaan dunia dalam perdagangan kepada Indonesia.

Meskipun saat ini hampir semua negara yang berdagang dengan AS menghadapi masalah hubungan resiprokal karena kebijakan dagang luar negeri Paman Sam, namun nilai ekspor Indonesia ke AS justru tumbuh.

Budi berharap, nilai ekspor Indonesia ke AS akan terus meningkat setelah kedua negara menyepakati tarif resiprokal atau tarif Trump.

Saat ini, Indonesia dan AS masih bernegosiasi mengenai besaran nilai tarif Impor barang Indonesia di negeri Paman Sam.

Menurut Budi, saat ini perusahaan-perusahaan investasi AS di Indonesia dengan orientasi ekspor mendapatkan banyak permintaan.

“Permintaan dari Eropa dari Amerika ya terutama menghadapi apa namanya perjanjian ini,” ujar Budi.

“Jadi persiapan mereka untuk nanti juga di bagaimana persiapan ketika implementasi perjanjian dagang berlangsung,” tambahnya.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,11 Persen pada 2025, Ditopang Ekspor dan Investasi

AS Penyumbang Surplus Ekspor Terbesar

Sebelumnya, Busan menyebut, nilai ekspor Indonesia ke AS pada 2025 mencapai 30.958 juta dollar AS, setara 521,3 triliun dengan kurs Rp 16.880 per 1 dollar AS.

Berdasarkan data pada situs resmi Kemendag, Indonesia juga mengimpor barang dari AS dengan nilai 12,846 juta dollar AS.

Volume impor ini juga tercatat naik 6,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari transaksi perdagangan tersebut, Indonesia mencatatkan surplus 18,112 juta dollar AS, naik 24,76 persen.

Sejumlah komoditas utama ekspor ke AS adalah mesin dan perlengkapan elektrik; pakaian dan aksesori pakaian; alas kaki, pelindung kaki, dan sejenisnya; ikan dan krustasea, moluska serta invertebrata air lain.

Lalu, lemak dan minyak hewani, nabati atau mikroba; perabotan, keperluan tidur, kasur; karet dan produk turunan; olahan daging dari ikan dan biota air lain; serta barang dari kulit samak.

“Yang terjadi pada tahun 2025 justru surplus kita kalau dulu biasanya yang pertama India ya tapi sekarang justru nomor dua India dan nomor satu Amerika,” kata Busan.

Prabowo diketahui sangat aktif menjalankan politik luar negeri. Ia membangun jaringan dan kerja sama dengan tokoh-tokoh berpengaruh di dunia mulai dari Trump, Presiden China Xi Jin Ping, Presiden Rusia Vladimir Putin; Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan.

Tag:  #ekspor #naik #persen #mendag #dipengaruhi #diplomasi #prabowo

KOMENTAR