Bidik Pasar Kreatif, DHL Gandeng Brand Asal Bandung
- Perusahaan logistik global DHL Express Indonesia menggandeng label fesyen asal Bandung, Machine56, dalam kolaborasi produk edisi terbatas yang memadukan logistik dan industri kreatif.
Hal ini merupakan upaya perusahaan memperluas pendekatan bisnis sekaligus menjangkau segmen konsumen muda dan pelaku ekonomi kreatif yang kian berkembang.
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan, kolaborasi ini merupakan eksplorasi lintas sektor antara logistik dan budaya kreatif.
“Melalui kolaborasi ini, kami mengeksplorasi kemungkinan yang lahir ketika ide dan kreativitas bertemu dan membuka cara pandang baru,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).
Baca juga: Investasi Industri Kreatif Kian Bertumpu pada Talenta Muda
Menurut Ahmad, generasi wirausahawan muda, kreator, dan komunitas lintas negara menjadi segmen penting dalam pertumbuhan ekonomi berbasis nilai dan identitas.
”Machine56 merepresentasikan wajah kreativitas Indonesia yang disiplin, autentik, dan mampu bersaing di panggung global,” tambahnya.
Sementara itu Founder dan Creative Director Machine56 Rajaya Yogaswara menilai kolaborasi ini sebagai pengakuan atas konsistensi yang dibangun dari dalam negeri.
Sebagai brand fesyen Indonesia pertama yang berkolaborasi dengan DHL, Machine56 melihat kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperluas peran ekonomi kreatif Indonesia di pasar internasional. Ini dilakukan, seiring meningkatnya minat global terhadap produk dengan identitas lokal yang kuat dan berorientasi nilai.
Kolaborasi bertajuk DHL × M56™/Studio Capsule Collection ini menjadi proyek fesyen perdana DHL Express Indonesia bersama brand lokal. Koleksi kapsul ini diluncurkan pada 6 Februari 2026 dan dipasarkan secara terbatas melalui kanal online, dengan target pasar global.
Dalam kolaborasi ini, elemen visual dipadukan dengan identitas korporasi yang lekat dengan sistem logistik, seperti airway bill, kode industri, serta penandaan pengiriman. Hasilnya diterjemahkan ke dalam sejumlah produk fesyen fungsional, mulai dari jaket, pullover, tas selempang, lanyard, hingga kaus.