Rupiah Pagi Melemah, IHSG Menguat
Ilustrasi kurs dollar AS (USD) terhadap rupiah (IDR) hari ini. (KOMPAS.com/MAULANA MAHARDHIKA)
11:08
30 Januari 2026

Rupiah Pagi Melemah, IHSG Menguat

- Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah pada awal perdagangan di pasar spot Jumat (30/1/2026).

Berdasarkan data Bloomberg pukul 11.04 WIB, mata uang garuda melemah 0,20 persen ke level Rp 16.788 per dollar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan nilai tukar rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dollar AS seiring sentimen pasar yang belum sepenuhnya pulih, khususnya di pasar ekuitas domestik.

Tekanan tersebut masih berkaitan dengan respons pelaku pasar terhadap pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang disampaikan sehari sebelumnya, yang memicu sikap hati-hati investor dan berujung pada aliran modal keluar dari aset berisiko.

Baca juga: IHSG Dibuka ke Zona Hijau Usai Anjlok Dua Hari Beruntun

“Rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dollar AS oleh sentimen yang masih belum pulih di pasar ekuitas domestik menyangkut pengumuman MSCI kemarin,” ujar Lukman kepada Kompas.com.

Kondisi pasar saham yang masih rentan membuat permintaan terhadap dollar AS cenderung meningkat sebagai aset lindung nilai, sehingga menekan pergerakan rupiah.

Selama sentimen negatif tersebut belum mereda dan arus modal asing belum kembali stabil, ruang penguatan rupiah diperkirakan terbatas.

Indeks Harga Saham Gabungan Menguat

Di lain sisi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Jumat pagi, setelah indeks anjlok dua hari beruntun.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG langsung bergerak di zona hijau dan naik 70,78 poin atau 0,86 persen ke level 8.302,98.

Pada awal sesi indeks sempat menyentuh level tertinggi di 8.333,05, sementara level terendahnya berada di 8.280,77.

Adapun, aktivitas transaksi terpantau cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 2,09 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp 1,75 triliun.

Frekuensi perdagangan tercatat 159.160 kali.

Secara keseluruhan, pergerakan saham cenderung positif dengan 423 saham menguat, 121 saham melemah, dan 132 saham stagnan.

Untuk diketahui, pada perdagangan Rabu (28/1/2026), IHSG ambruk 7,35 persen dan ditutup di level 8.320,56, atau turun 659,67 poin.

Pelemahan tersebut menjadi salah satu koreksi harian terdalam dalam beberapa waktu terakhir, seiring derasnya tekanan jual di hampir seluruh sektor saham.

Tekanan belum mereda pada hari berikutnya. Pada Kamis (29/1/2026), IHSG kembali bergerak di zona merah dan ditutup melemah 1,06 persen atau turun 88,35 poin ke level 8.232,20.

Tag:  #rupiah #pagi #melemah #ihsg #menguat

KOMENTAR